SuaraJawaTengah.id - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menyatakan bahwa adanya ideologi partai yang sama membuat sosok Ganjar Pranowo amat cocok untuk meneruskan program kerja dan perjuangan Presiden RI Joko Widodo.
"Penerus yang cocok, penerus yang sangat bisa meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi, menurut saya hanya Ganjar Pranowo karena Jokowi dan Ganjar lahir dari ideologi partai yang sama," kata Juru Bicara TPN Iwan Setiawan dalam diskusi publik yang diikuti di Jakarta, Kamis.
Iwan menuturkan bahwa lahir dari ideologi partai yang sama menguntungkan bagi Ganjar karena lebih unggul dalam estafet program kerja yang telah dijalankan sebelumnya. Karakter Ganjar pun dinilai mirip dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Hal tersebut dapat dibuktikan melalui hasil survei internal pihaknya yang menyatakan bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud Md. mencapai kurang lebih sebesar 37 persen atau selalu berada tepat di bawah pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang angkanya 41,1 persen.
"Meski dalam sembilan survei terakhir nomor satu ini tetap pasangan Prabowo-Gibran, tetapi di bawahnya selalu ada Ganjar-Mahfud. Makanya, Andi Widjajanto menyebut kemarin bahwa pilpres itu akan dua putaran, tidak ada rumusnya satu putaran karena sejauh ini belum melihat survei 02 itu berada di atas 50 persen," ucap dia.
Baik karakter maupun gaya Jokowi, menurut dia, amat berbeda 360 derajat dari sosok Prabowo Subianto yang belum tegas dalam menjalankan salah satu program usungannya terkait dengan ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan mengemukakan bahwa alur politik merupakan sebuah hal yang sudah didesain oleh sebuah pihak. Maka dari itu, walaupun pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menggunakan julukan AMIN yang diakui sebagai takdir langit, akhir dari Pemilu 2024 tidak ada yang kebetulan karena hilalnya yang belum terlihat.
"Saya kira politik tetap by design walaupun ada aspek spiritualitas apa pun, pilpres ini menurut saya by design dalam politik itu sangat dominan," kata Iwan.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan