SuaraJawaTengah.id - Salah satu ormas yang terkenal di Jakarta adalah Forum Betawi Rempug atau FBR. Organisasi ini dibentuk berdasarkan keprihatinan terhadap kondisi warga Betawi di ibukota.
Dalam buku yang ditulis oleh Solemanto tentang KH Fadloli El Muhir, disebutkan awal pendirian FBR penuh tantangan. Bahkan banyak teror yang diterima. Agar FBR tidak dibentuk.
Hal tersebut ditulis dalam skripsi Fitri Fauziah, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tahun 2015.
Setelah berdiri, banyak warga Betawi yang berasal dari beragam latarbelakang bergabung menjadi anggota. Berharap bisa mendapatkan keuntungan dari organisasi.
Baca Juga: Mahfud MD Persilakan Warga Terima Uang Kampanye, Tapi Wajib Gunakan Ini Pas Coblosan
"Tambahan energi luar biasa hari ini dari teman-teman Forum Betawi Rempug (FBR) dan Ikatan Keluarga Madura (Ikama). Saya dan Pak Mahfud MD menghaturkan terimakasih yang tak terhingga untuk Imam Besar sekaligus Ketua Umum FBR KH Lutfi Hakim," tulis Ganjar Pranowo di instagram, usai mendapat dukungan FBR di Pilpres 2024, di kawasan Cakung, Jakarta, Sabtu (6/1).
Asal-usul FBR
Forum Betawi Rempug (FBR) didirikan pada 29 Juli 2001 oleh dua tokoh kiai Betawi, Fadloli El Muhir dan Lutfi Hakim. Lahir dari semangat mempersatukan dan memperjuangkan hak-hak politik masyarakat Betawi, yang pada masa itu merasa terpinggirkan dalam pembangunan Jakarta.
Tujuan Utama
Organisasi ini bertujuan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Betawi, memperjuangkan hak-hak politik, ekonomi, dan sosial budaya mereka.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Lagi-lagi Sentil Prabowo, Kali Ini soal Rencana Impor Sapi dari India
FBR juga aktif dalam melestarikan kebudayaan Betawi dan mengawasi kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan masyarakat Betawi.
Aktivitas FBR
FBR aktif menyelenggarakan kegiatan budaya Betawi, seperti pergelaran seni, diskusi, dan festival. Selain itu, mereka juga menjadi advokat kepentingan masyarakat Betawi kepada pemerintah, memberikan bantuan sosial dan pendidikan, serta berpartisipasi dalam arena politik Jakarta, khususnya pada Pemilu dan Pilkada.
Struktur Organisasi
FBR memiliki struktur yang terorganisir, dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang dipimpin oleh seorang Ketua Umum. Selain itu, terdapat cabang-cabang di wilayah Jabodetabek, mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Kontroversi yang Mewarnai FBR
Organisasi ini tidak luput dari kontroversi, terutama terkait dengan dugaan dukungan terhadap praktik kekerasan dan politik identitas.
Meski demikian, FBR menyangkal tuduhan tersebut, menegaskan komitmennya terhadap dialog dan toleransi sebagai prinsip dasar.
Meskipun tidak lagi secemerlang masa lalunya, FBR tetap aktif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Betawi. Terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya, FBR tetap menjadi salah satu organisasi masyarakat Betawi yang penting di Jakarta.
Berita Terkait
-
Cak Lontong Kehilangan Banyak Job Buntut Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Saat Pilpres
-
Ormas FBR Vs BANTARA Tawuran saat Bulan Puasa, Begini Kronologi dan Pemicu Bentrokan!
-
Bentrok Ormas FBR Vs BANTARA Pecah di Jakut, Belasan Orang Ditangkap Polisi
-
Seandainya Jadi Presiden, Mahfud MD Bercita-cita Bangun Kebun Koruptor
-
Soal Revisi UU TNI, Mahfud MD: Hasilnya Lumayan, Tidak Jelek-jelek Amat
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?