SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik menggelar puncak perayaan peringatan berdirinya perusahaan yang ke-10 tahun (10 Januari 2014 – 10 Januari 2024) dengan mengusung tema “Tumbuh Semakin Tangguh” yang digelar di Pabrik Rembang (10/1).
Agenda besar Semen Gresik dilaksanakan secara hybrid dan turut dihadiri secara langsung Direktur SDM & Umum PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Agung Wiharto, Komisaris Utama PT Semen Gresik, Otok Kuswandaru, serta Direktur Utama PT Semen Gresik, Muchamad Supriyadi, beserta jajaran pimpinan perusahaan, manajemen anak usaha dan afiliasi, tamu undangan serta seluruh karyawan dari berbagai kota di Indonesia.
Dirut PT Semen Gresik, Muchamad Supriyadi, menyampaikan bahwa perusahaan genap berusia satu dasawarsa. Komitmen bertumbuh menjadi entitas yang semakin tangguh di tengah berbagai tantangan industri dan upaya operational excellence, perusahaan mampu mempertahankan capaian-capaian positif di tahun 2023. Bahkan pada beberapa capaian mampu membubuhkan catatan sejarah bagi korporasi.
Ia pun menceritakan bagaimana proses jatuh bangun berdirinya perusahaan dengan berbagai dinamika dan tantangan, hingga mampu menjadi salah satu pemain utama dalam industri semen di tanah air.
“Capaian positif dari segi operasi, yakni mampu mempertahankan PROPER HIJAU (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) Pabrik Rembang selama 3 tahun berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, rilis dan produksi semen tertinggi sejak pabrik berdiri, capaian pemakaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 100%, meningkatnya penggunaan Alternatif Fuel & Raw Material (AFR), serta penetapan Pabrik Rembang sebagai Objek Vital Nasional (OBVITNAS) dari Kementerian Perindustrian RI,“ terangnya.
Bidang sosial masyarakat, Semen Gresik juga catatkan capaian bergengsi diantaranya Pencapaian penghargaan Tamasya Awards 2023 pada program Pengembangan dan Pemberdayan Masyarakat (PPM) dan Penghargaan Subroto Awards dari Kementerian ESDM RI, raihan Good Mining Practice dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, mampu mendukung penyerapan tenaga kerja dengan hampir 80% karyawan berasal dari Rembang dan Jawa Tengah, dan mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi Pendapatan Asli Daerah tertinggi di Kabupaten Rembang pada 2023.
“Terima kasih dan apresiasi yang luar biasa dari manajemen Semen Gresik kepada seluruh karyawan di semua lini, yang selalu mengemban rasa optimis untuk terus berkarya. Untuk semangat, kerja cerdas & kerja keras, sehingga Semen Gresik dapat meraih kinerja yang semakin positif,” tegasnya.
Usia satu Dasawarsa, disampaikan Supriyadi, menjadi tonggak untuk terus memperkokoh komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis yang ramah lingkungan dengan mengacu nilai keberlanjutan, sekaligus terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM & Umum PT Indonesia (Persero) Tbk, Agung Wiharto, juga mengapreasiasi atas keberhasilan Semen Gresik mampu bertahan sampai saat ini. “Kita terus bersyukur dan berdoa untuk lebih baik lagi, dan harapannya dengan pondasi yang kuat kita mampu mengatasi tantangan pasar kedepan yang semakin berat,” pungkasnya.
Agenda perayaan HUT ke-10, diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan antar karyawan, agenda sujud syukur dan santunan kepada 100 anak yatim, pertunjukan oleh karyawan dan manajemen, penanaman pohon, hingga peresmian Gedung Operasional di Pabrik Rembang yaitu “Omah SG”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal