SuaraJawaTengah.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminudin, namanya beberapa kali disebut menjadi tokoh potensial di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Tak hanya disebut oleh akademisi, namun Iswar juga terlihat di beberapa survei sebagai tokoh potensial menjadi bakal calon wali kota Semarang.
Terbaru, dalam FGD bersama Forum Media Online Semarang (FOMOS), nama Iswar kembali disebut bersama Hevearita G Rahayu (Mbak Ita), Yoyok Sukawi, Ade Bhakti, dan Krisseptiana Hendrar Prihadi (Tia Hendi).
Iswar Aminudin pun memberikan tanggapan santai soal namanya masuk sebagai calon potensial tersebut.
"Bahwa ini ada apresiasi kepada saya yang sudah mengabdi 30 tahun menjadi ASN. Survei itu tidak masuk dalam pikiran kita, karena sebagai ASN yang kami lakukan adalah pengabdian," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Semarang pada Senin (22/1/2024).
Iswar kemudian mengatakan bahwa dirinya saat ini hanya ingin fokus bekerja sebagai Sekda Kota Semarang.
“Tapi yang jelas saya fokus dulu bertugas sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang ya,” tuturnya.
Iswar juga menjelaskan dirinya tidak sempat melihat-lihat hasil survei apapun karena sedang fokus menangani persoalan banjir yang melanda Kota Semarang akhir-akhir ini. Dirinya ingin menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di depan mata.
“Apalagi di musim hujan ini saya mendapat tugas untuk menanggulangi banjir bersama OPD-OPD terkait lainnya. Yang penting kalau sekarang ini persoalan-persoalan di depan mata yang berdampak pada masyarakat kita selesaikan dulu aja,” bebernya.
Baca Juga: Kembali Disebut dalam Bursa Pilwalkot Semarang, Ini Tanggapan Yoyok Sukawi
Ketika diperlihatkan konsistensi hasil survei yang terus memunculkan namanya di daftar tokoh potensial, Iswar hanya menjawab dirinya berjalan saja dengan tugas-tugas pokoknya. Apalagi menurutnya, jika dirinya mengomentari perihal Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang sangat jauh tugas-tugas pokoknya.
“Saya sih berjalan aja dulu lah. Apalagi kalau ngomong Pilwalkot kayaknya kejauhan ya,” tandasnya.
Namun demikian, Iswar mengaku tersanjung karena mendapat apresiasi dari masyarakat berdsarkan hasil survei tersebut.
“Mungkin masyarakat melihat saya bagaimana bekerja di Dinas Bina Marga, kemudian di Dinas Pekerjaan Umum, dan sekarang menjadi Sekda yang di mana ada perubahan wajah kota,” tuturnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa pekerjaan yang dia lakukan bisa membuahkan hasil karena bekerja dengan sosok wali kota yang tangguh seperti Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu.
“Saya bekerja bersama Mas Hendi (Hendrar Prihadi) dan Mbak Ita (Hevearita G Rahayu) yang mana mereka berdua menjadi wali kota,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI