SuaraJawaTengah.id - Pasukan Tani Merdeka menunjukkan keseriusan dalam mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, mereka menghadirkan 20 ribu pasukan dari 6.000 Posko Tani Merdeka di Jawa Tengah saat kampanye akbar yang berlangsung di Simpanglima Semarang, Minggu (28/1/2024).
Komandan Tempur Tani Merdeka, Don Muzakir bersama Wakil Komandan Tempur Tani Merdeka, Wahyu Putranto mengatakan, kehadiran Tani Merdeka dengan kekuatan penuh tersebut menegaskan dukungannya untuk Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Kami datang dengan 20 ribu pasukan dari 6.000 posko di Jateng. Tujuan utama Tani Merdeka hadir secara langsung saat Kampanye Akbar di Semarang membuktikan keseriusan kami memenangkan Prabowo – Gibran dalam satu putaran," tegas Don Muzakir dalam keterangannya.
Ribuan pasukan Tani Merdeka ini berangkat dari titik kumpul depan Kantor Gubernur Jawa Tengah menuju lokasi Lapangan Simpanglima.
Don Muzakir mengatakan, Tani Merdeka beranggotakan kaum tani, buruh, nelayan, dan peternak.
Persoalan yang dihadapi di akar rumput adalah petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Dengan demikian, persoalan ini masuk dalam 17 Program pasangan Prabowo-Gibran.
"Prabowo-Gibran target menang satu putaran. Fokus dua pekan terakhir sebelum 14 Februari, kami maksimalkan posko-posko di seluruh Indonesia, khususnya di Jateng untuk konsolidasi merapatkan barisan mencoblo pada 14 Februari," tandas Don Muzakir.
Sementara itu, Wakil Komandan Tempur Tani Merdeka, Wahyu Putranto mengatakan, Kampanye Akbar di Kota Semarang salah satu bentuk konsolidasi antarrelawan maupun simpatisan Prabowo – Gibran menuju Pilpres pada 14 Februari 2024.
Baca Juga: Tanpa Knalpot Brong, Kirab Kebangsaan Prabowo-Gibran di Semarang Suarakan Kampanye Damai
"Di Semarang, kami berkonsolidasi dan menunjukkan kekuatan Tani Merdeka yang menjadi salah satu pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres," tandasnya.
Wahyu Putranto menegaskan, Tani Merdeka tetap all out dan mendoakan agar Prabowo – Gibran memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran.
"Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi untuk rakyat Indonesia, yang mestinya disikapi dengan riang gembira. Perbedan pilihan politik tidak semestinya berujung kepada permusuhan. Tali persaudaraan harus bisa terus dipelihara," tandas Wahyu Putanto.
Selain Don Muzakir dan Wahyu Putranto, Dewan Pembina Tani Merdeka Sudaryono juga hadir dalam Kampanye Akbar di Semarang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa