SuaraJawaTengah.id - Peta politik pada Pemilihan Umum (Pemilu) khususnya calon legislatif (Caleg) bakal di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 1 tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Namun demikian terdapat nama-nama calon potensial yang berpeluang duduk di kursi senayan. Tak hanya dari petahan, pendatang baru pun diprediksi bakal mengisi kursi DPR RI periode 2024-2029 tersebut.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agung Budi Margono, Rahajeng Widyaswari(PDIP), Sukawi Sutarip (Demokrat) serta beberapa nama lain diprediksi akan menjadi pendatang baru yang memanaskan persaingan calon anggota DPR RI tahun 2024 dari Dapil Jateng 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Kabupaten Kendal). Selain nama-nama incumbent seperti Sugiono (Gerindra), Mochamad Herviano Widyatama (PDIP), AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi (Demokrat), nama-nama pendatang baru yang memiliki peluang besar maju ke Senayan.
Hal itu diketahui dari hasil Focus Group Discussion (FGD) Forum Media Online Kota Semarang (Fomos) di salah satu hotel di Kota Semarang, Jumat (2/2/2024).
Seperti diketahui, dalam pemilihan calon legislatif di daerah pemilihan (Dapil 1) Jawa Tengah sering disebut dapil neraka. Di sana ada nama-nama populer yang berebut delapan kursi DPR RI.
DI sana ada nama-nama incumbent atau petahana, Alamuddin Dimyati Rois (PKB), Sugiono (Gerindra), Tuti Nusandari Roosdiono (PDI), Mochamad Herviano Widyatama (PDIP), A Mujib Rohmad (Golkar), Fadholi (Nasdem), Wisnu Wijaya Adi Putra (PKS), dan AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi (Demokrat).
Selain nama-nama di atas masih ada kemungkinan munculnya pendatang baru dari Partai Solidaritas Indonesia, ada pula nama mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip, mantan Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti yang juga meramaikan persaingan di Dapil ini.
Pengamat Politik Undip Dzunuwanus Ghulam Manar, SIP, MSI mengakui persaingan di dapil ini memang cukup panas. Dimungkinkan bisa muncul nama-nama baru yang akan melenggang ke Senayan menggantikan para petahana. Meski secara komposisi kursi partai dan jumlahnya, tak akan jauh beda dengan hasil Pemilu 2019 lalu.
"Partai nasionalis di dapil 1 Jawa Tengah masih leading. Punya loyalis yang cukup loyal, tapi petahana tentu punya keunggulan," ujar Ghulam.
Baca Juga: Elektabilitas Gerindra Menguat, Berpotensi Menjadi Partai Pemenang Pemilu 2024
Sementara itu, Pengamat Politik UIN, M Kholidul Adib mengungkapkan, dapil Jawa Tengah 1 masih didominasi partai yang sekarang ini memiliki kursi di parlemen. Seperti diketahui, pada Pemilu 2019 hasil Pileg di Dapil 1 menempatkan PDIP dengan dua kursi, Gerindra satu kursi, Golkar satu kursi, PKB satu kursi, Demokrat satu kursi, Nasdem satu kursi, dan PKS satu kursi.
Ia juga menyebut, PDIP masih berpeluang bisa mendapatkan dua kursi. Sebab terdapat pendatang baru yang memiliki kekuatan yaitu Rahajeng Widyaswari yang merupakan putri Tjahjo Kumolo dan Samuel Wattimena.
Sementara Partai Gerindra diprediksi juga masih mendapatkan satu kursi dari dapil Jateng 1. "Sugiono mungkin tetap menang, karena memiliki bassis massa yang jelas," ucapnya.
PSI Kuda Hitam
Di kesempatan yang sama, Darmawan Iskandar, Humas Aksara Consulting menegaskan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa menjadi partai kuda hitam di Dapil 1 Jateng jika partai yang dipimpin Kaesang Pangarep itu lolos parliamentary threshold (PT).
‘"Posisi PSI yang dipimpin anak Presiden Jokowi bisa jadi kuda hitam, underdog, yang mengancam caleg partai lain. Kalau mereka lolos PT, maka diprediksi akan merebut satu kursi di dapil ini. Siapa yang kalah, ini tentu sangat ketat susah diprediksi,’" ungkap Darmawan Iskandar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal
-
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Perayaan Iduladha 2026
-
Jateng Berawan Hingga Hujan Ringan, BMKG Berikan Peringatan Dini di Berbagai Wilayah
-
Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi
-
Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Sindikat Jutaan Pita Cukai Palsu dan Mesin Cetak di Jateng