- Wuling Motors memperkenalkan SUV 7-seater bernama Eksion di DP Mall Semarang pada Rabu, 20 Mei 2026 mendatang.
- Kendaraan ini menawarkan varian PHEV dengan jarak tempuh 1.000 km dan varian EV sejauh 530 km untuk konsumen.
- Mobil keluarga modern tersebut dilengkapi fitur keselamatan ADAS Level 2 serta interior luas dengan beragam kenyamanan berkendara.
SuaraJawaTengah.id - Kekhawatiran akan keterbatasan jarak tempuh (range anxiety) yang kerap menjadi penghalang adopsi kendaraan listrik di Indonesia, coba dijawab oleh Wuling Motors melalui produk SUV terbarunya.
Resmi diperkenalkan kepada publik Semarang di DP Mall, Rabu (20/5/2026), Wuling Eksion hadir sebagai SUV 7-seater yang menawarkan fleksibilitas teknologi elektrifikasi, tidak hanya sebagai kendaraan listrik murni (EV) tetapi juga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Varian PHEV inilah yang menjadi sorotan utama karena menawarkan solusi efisiensi tinggi bagi keluarga yang gemar melakukan perjalanan jauh.
Mengusung pilar "Ultra-High Efficiency", Wuling Eksion PHEV memadukan mesin bensin 1.5L dedicated hybrid engine dengan sistem transmisi khusus Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Kombinasi ini didukung oleh baterai berkapasitas 20,5 kWh. Secara teknis, perpaduan ini memungkinkan Eksion PHEV melaju dalam mode listrik murni sejauh 125 km—lebih dari cukup untuk mobilitas harian di dalam kota.
Namun, daya tarik utamanya terletak pada total jarak tempuh gabungan. Wuling mengklaim, dengan kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh, SUV ini mampu menempuh jarak total lebih dari 1.000 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
Angka ini menjadikannya opsi yang sangat relevan untuk perjalanan antarkota tanpa rasa was-was.
Sementara bagi konsumen yang siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik, Wuling menyediakan varian Eksion EV. Dibekali baterai 69,2 kWh, motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi 310 Nm, dengan jarak tempuh mencapai 530 km (CLTC).
Varian ini juga telah didukung teknologi pengisian daya cepat DC CCS2 untuk efisiensi waktu.
Darryl Mario, Regional Sales Area Wuling Motors, menjelaskan bahwa kehadiran dua opsi teknologi ini merupakan strategi untuk menyesuaikan dengan beragam kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan pilihan SUV keluarga modern dengan teknologi EV dan Plug-in Hybrid yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sejalan dengan semangat 'Exploring Family Journeys'," ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan jauh, Eksion dirancang dengan interior 7-seater yang fleksibel. Kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat rata, menciptakan ruang bagasi masif hingga 1.788 liter.
Fitur penunjang kenyamanan seperti ventilated seat di baris depan, panoramic sunroof , kaca kedap suara ganda (soundproof double glass), serta suspensi belakang multi-link independent turut disematkan untuk meningkatkan kualitas berkendara.
Dari sisi keselamatan, SUV ini diperkuat struktur bodi yang menggunakan 75% high-strength steel, hingga 6 airbag, serta paket teknologi keselamatan aktif Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 yang mencakup 11 fungsi cerdas.
Di Semarang, Wuling Eksion PHEV ditawarkan dengan harga early bird mulai dari Rp 468 juta untuk tipe CE dan Rp 518 juta untuk tipe EX. Sementara varian EV murni dibanderol mulai Rp 395,8 juta (CE) hingga Rp 465,8 juta (EX).
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak
-
Hadapi Musim Hujan, Semarang Siagakan 119 Pompa, Pengerukan 5 Lokasi Dikebut
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 60.000 Desa di Indonesia
-
Minta Maaf ke Warga Cilacap, Bupati Nonaktif Syamsul Auliya Rachman Bantah Terlibat Pengumpulan THR
-
Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari