Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:55 WIB
Ilustrasi hujan bervariasi di Jawa Tengah. [Ist]
Baca 10 detik
  • BMKG melaporkan adanya dinamika atmosfer berupa sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan nasional.
  • Wilayah Jawa Tengah dan Kota Semarang diprediksi relatif aman dengan kondisi cuaca dominan berawan hingga hujan intensitas ringan.
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, serta Maluku pada Jumat ini.

SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terkini yang menunjukkan adanya dinamika atmosfer signifikan di sejumlah wilayah Indonesia.

Pembentukan titik sirkulasi siklonik dan daerah pertemuan angin (konvergensi) terpantau memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan. Lantas, bagaimana dampaknya bagi wilayah Jawa Tengah dan Kota Semarang pada Jumat ini?

Berdasarkan analisis BMKG, meskipun sirkulasi siklonik dan konvergensi memengaruhi berbagai daerah, wilayah Jawa Tengah secara umum, termasuk Kota Semarang sebagai ibu kotanya, diprakirakan masih dalam kondisi yang relatif aman dari hujan ekstrem.

Dalam siaran cuaca yang diikuti pada Jumat, Prakirawan BMKG Alya Sausan menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik terpantau di beberapa titik, antara lain di Samudera Hindia barat Bengkulu, Selat Makassar, Laut Maluku, dan Samudera Pasifik utara Papua. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di area sekitarnya dan sepanjang daerah konvergensi.

Namun, untuk Pulau Jawa bagian tengah, proyeksi cuaca menunjukkan intensitas yang lebih rendah. BMKG memprakirakan Kota Semarang, bersama beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan. Secara lebih luas, kondisi berawan hingga hujan ringan diprediksi mendominasi langit Jawa Tengah pada Jumat ini.

Meskipun demikian, masyarakat Jawa Tengah tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, mengingat dinamika atmosfer yang cukup aktif di tingkat nasional.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk peningkatan kesiapsiagaan di wilayah lain seperti Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Maluku, yang teridentifikasi berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sebagai dampak langsung dari fenomena atmosfer yang sedang terjadi.

Load More