SuaraJawaTengah.id - Pemilihan Umum (Pemilu) tentu saja menguras energi. Apalagi jika jagoannya kalah bertarung pada pesta demokrasi kali ini, pastinya bakal terbawa ke perasaan atau sering disebut 'politik baper'.
Pakar Psikologi Sosial dari Universitas Indonesia Dicky C. Pelupessy mengatakan masyarakat dapat melakukan relaksasi stres agar tidak mengganggu ketika melakukan kegiatan.
Masyarakat seringkali ikut terlibat tegang dan stres pada saat suasana pascapemilu bagi pendukung atau pengusung kandidat tertentu, karena takut calon yang dipilih tidak memenangkan kontestasi.
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk meredakan stres dan menghadapi situasi ini dengan lebih tenang.
"Coba relaksasi stres dengan menarik nafas, kemudian keluarkan, dan dilakukan berulang. Jangan dipikirkan hal-hal yang membuat jadi tidak enak dan mengganggu," kata Dicky dikutip dari ANTARA, Sabtu (17/2/2024).
Selain itu, dapat melakukan relaksasi lain sesuai preferensi diri, seperti mendengarkan musik, relaksasi berkebun, relaksasi nonton film, nonton yang lucu-lucu relaksasi itu juga bisa dapat ketika kita beribadah.
Adapun, menurut Dicky, bagian yang terpenting adalah kembali untuk mengendalikan pikiran dari hal-hal yang membebankan agar hidup dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Pengendalian pikiran juga penting gitu. Pikiran dikendalikan dengan baik, seperti jangan pikirkan menang atau kalahnya caleg yang kita pilih, kalau tidak menang ya sudah, itu adalah kompetisi dan tugas kita hanya memilih saja,” ungkapnya.
Meskipun perjuangan politik memang membawa harapan dan mimpi, namun ketika kenyataannya tidak sesuai dengan yang diinginkan jangan sampai membuatnya berlarut hingga menimbulkan stres yang berkepanjangan, tambahnya.
Baca Juga: Ditanya Skripsi Usai Nyoblos, Alam Ganjar: Kalau Ditanya Gitu Rasanya Piye?
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, BRI Ungkap Strategi Jitu Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN
-
KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati Sudewo, Kasus Korupsi Makin Terkuak!
-
Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya