SuaraJawaTengah.id - Pemungutan suaran susulan Pemilu 2024 dilakukan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Hal itu dilakukan karena masyarakat terdampak bencana banjir saat tanggal 14 februari lalu
Masyarakat pun tetap antusias hadir di tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya, meskipun sebagian warga masih terdampak banjir pada Sabtu (24/2/2024).
Sunoto, salah satu warga Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Demak, Sabtu, mengakui hingga hari ini (24/2) masih tetap mengungsi di tempat saudaranya di Kabupaten Kudus, mengingat rumahnya masih tergenang banjir.
"Meskipun demikian, saya bersama istri tetap antusias menggunakan hak pilih karena merupakan kewajiban sebagai warga negara," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Bahkan, kata dia, istrinya yang dalam kondisi sakit pun tetap diajak untuk mendatangi TPS 18 tempat dirinya mencoblos.
Wahyu Armada, warga lainnya mengakui tetap semangat meramaikan pesta demokrasi, meskipun akses jalan dari rumahnya ke TPS 18 yang dipusatkan di SD Negeri 01 Wonorejo masih ada genangan banjir. Demikian halnya di lapangan SDN 1 Wonorejo juga masih ada genangan banjir.
"Tentunya pilihan saya bersama istri menjadi penentu masa depan bangsa untuk lima tahun mendatang," ujarnya.
Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat Desa Wonorejo Sarmadi yang bertugas sebagai ketertiban di TPS 14 mengakui sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB warga sudah berdatangan, yang kebetulan di SDN 01 Wonorejo terdapat enam TPS, sehingga warga yang berdatangan cukup banyak. Bahkan, hingga pukul 12.00 WIB antrean masih tetap mengular di masing-masing TPS.
"Mereka tidak peduli rumahnya masih tergenang banjir maupun akses jalannya juga ada genangan, tetap antusias datang ke TPS," ujarnya.
Anggota Sekretariat Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Wonorejo Lusi mengakui antusiasme warga mendatangi TPS tidak hanya di TPS yang berada di SDN 01 Wonorejo, bahkan TPS 10 desa lainnya juga sama.
Hanya saja, kata dia, di SDN 01 Wonorejo memang berbeda dengan TPS lainnya karena masih ada genangan, namun pemilihnya justru sangat antusias.
Pemandangan unik, imbuh dia, juga terlihat di TPS yang dipusatkan di SDN 02 Wonorejo, karena pagi hari hujan deras akhirnya mereka mencoblos masih mengenakan jas hujan.
Adapun kesepuluh desa di Kecamatan Karanganyar yang menggelar pemilu susulan, yakni Desa Wonoketingal, Cangkring, Cangkringrembang, Undaan Kidul, Undaan Lor, Ngemplikwetan, Wonorejo, Karanganyar, Ketanjung, dan Jatirejo. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 114 TPS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris