SuaraJawaTengah.id - Wacana untuk mengusung Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono maju di Pilgub Jateng banyak diserukan kader Partai Gerindra di Jawa Tengah.
Alasannya selain memiliki pengalaman politik di tingkat nasional, Sudaryono atau biasa disapa Mas Dar juga dinilai sebagai kader murni Partai Gerindra yang memiliki jaringan internasional.
Pengurus DPC Gerindra Kota Semarang, Abdul Majid yang juga Anggota DPRD Kota Semarang mendorong Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah.
Abdul Majid beralasan, suara partai Gerindra yang makin menguat di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang, akan mampu membawa Sudaryono meraih kemenangan di konstleasi Pilgub Jateng 2024.
“Pilgub Jateng sudah mulai dekat, rencananya akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Partai Gerindra kami harapkan bisa mengusung kader sendiri. Dan menurut saya yang paling layak untuk dicalonkan adalah Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono,” katanya, Rabu (28/2/2024).
Apalagi, kata Majid, Sudaryono merupakan putra asli Jawa Tengah. Lahir di Grobogan 40 tahun lalu, Mas Dar sapaan akrabnya menurut dia layak menjadi salah satu pemimpin Jawa Tengah. Apalagi dengan pengalamannya di bisnis maupun jaringan internasionalnya.
Kariernya di dunia usaha pun menurutnya moncer. Sudaryono selain menjabat ketua DPD Gerindra Jateng juga merupakan pengusaha yang kini menjabat sebagai CEO Garuda TV. Selain itu juga memiliki pengalaman organisasi sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan juga Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA).
Keyakinannya untuk Gerindra mengangkat kader sendiri di Pilgub Jateng, karena melihat keunggulan suara sementara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 di Jateng.
Sebagai infromasi, Sudaryono adalah pengusaha dan tokoh politik yang lahir dari keluarga petani di Grobogan. Lulusan SMA Taruna Nusantara ini juga pernah mendapatkan beasiswa di Akademi Pertahanan Nasional, Jepang. Di sana, ia memperoleh disiplin militer, pengetahuan dan pengalaman tentang budaya Jepang, kualitas kepemimpinan, dan memperluas pandangan dunia secara global.
Baca Juga: Survei NSN: Gerindra Berhasil Ungguli PDI Perjuangan, PSI Berada di Peringkat keenam
Sekembalinya ke Indonesia, Sudaryono bergabung dengan Prabowo Subianto sebagai asisten pribadi dan CEO di Nusantara Energy. Sudaryono juga fasih berbahasa Jepang dan memiliki minat yang kuat dalam bidang pertanian, agribisnis, industri makanan, pedagang pasar tradisional, organisasi, dan manajemen strategis.
Saat ini Sudaryono aktif turun ke pasar-pasar tradisonal di seluruh Indonesia untuk membela, mendengar, dan menampung aspirasi pedagang. Hal ini dilakukannya karena ia percaya bahwa penguatan jaringan dan distribusi bahan pangan dari hulu ke hilir menjadikan pasar sebagai sentral dalam program ketahanan pangan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana