SuaraJawaTengah.id - Banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Demak ramai dikaitkan dengan tak adanya ritual sedekah kambing kendhit. Lantaran hal itu, wedhus kendhit alias kambing kendhit pun ramai menjadi perbincangan warganet di sejumlah media sosial.
Wedhus kendhit sendiri merupakan seekor kambing dengan bulu berwarna hitam dan disertai bulu putih yang melingkari bagian perutnya. Sejumlah akun sosial media TikTok ramai mengunggah saat-saat sebelum penyembelihan wedhus kendhit, Rabu (20/3/2024), salah satunya adalah akun @liputanundaan.
Dalam keterangan unggahan tersebut, kegiatan penyembelihan wedhus kendhit dilakukan di Norowito Demak. Video tersebut menunjukkan sejumlah warga yang ramai-ramai menggiring seekor kambing kendhit.
Cerita Mitos Banjir Demak dan Wedhus Kendhit
Baca Juga: Diterjang Banjir, InI Video Penampakan Komplek Makam Sunan Kalijaga Nyaris Tenggelam
Ritual tersebut bermula dari kepercayaan warga setempat bahwa banjir yang melanda desa-desa di Demak itu adalah amarah dari ular yang bersemayam di dasar sungai. Ular tersebut meminta sesaji kambing kendhit untuk meredam amarahnya.
Kisah tersebut bermula dari seorang sopir excavator, yang bekerja hingga larut malam. Ia mengatakan bahwa dirinya merasakan getaran aneh dari dalam tanah. Menggunakan lampu sorot excavator, sopir tersebut melihat seekor ular besar dengan sisik berkilauan dan mata yang menyala.
Ular tersebut bergerak lamban mengukur galian tanah, seolah-olah mencari sesuatu yang hilang. Konon, sopir excavator tersebut mengabaikan peringatan seorang petani tua untuk memberikan sesaji. Namun, malam itu, ia merasakan panggilan misterius seperti berjalan di atas punggung ular tersebut.
Langkahnya yang ragu semakin yakin, seolah-olah ada kekuatan gaib yang mengarahkannya menjauh dari area tersebut. Tak disangka, keesokan harinya, banjir datang dengan tiba-tiba dengan aliran sungai yang sangat deras.
Dari cerita tersebut kemudian muncul spekulasi bahwa banjir Demak memiliki kaitan dengan cerita yang dialami oleh sopir excavator tersebut.
Baca Juga: Jalur Pantura Dikepung Banjir, Ini Jalan Alternatif Semarang Menuju Kudus, Pati, dan Rembang
Arti dan Tujuan Ritual Wedhus Kendhit
Berita Terkait
-
6 Kuliner Khas Demak yang Harus Dicicipi saat Lebaran
-
Jalur Alternatif Banjir Kaligawe Semarang Februari 2025, Pengendara Diimbau Lewat Sini
-
Sejarah Unik Masjid Agung Demak dalam Buku Wali Berandal Tanah Jawa
-
Adu Pukul hingga Tawuran antar Remaja saat Sholawatan di Alun-Alun Demak Viral: Otaknya Putus
-
Harga Bawang Merah jadi 'Mewah' Tembus Rp80 Ribu Per Kilo
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara