SuaraJawaTengah.id - Hotel hewan alias jasa penitipan hewan peliharaan ikut kecipritan cuan saat momentum mudik lebaran tahun 2024.
Seiring perkembangan zaman tempat penitipan hewan sudah menjamur di kota-kota besar seperti Kota Semarang.
Menjelang lebaran idulfitri beberapa tempat penitipan hewan hampir over kapasitas. Sebab banyak pemudik yang nggak mau berisiko membawa hewan peliharaan ke kampung halaman.
Pemilik Alfa Pet's, Lanny Wibowo mengaku mendekati hari-hari besar seperti lebaran dan natal. Banyak orang yang sudah menghubunginya untuk memboking satu sampai dua tempat buat hewan peliharaan mereka.
"Yang sudah masuk sampai hari ini 38 ekor. Kucingnya sekitar 15 ekor. Sisanya anjing," kata perempuan yang akrab disapa Lanny pada Suara.com, Minggu (7/4/24).
Lanny menjadikan rumah pribadinya sebagai tempat penitipan hewan. Sudah 8 tahun ia bersama suami merawat hewan-hewan peliharaan.
Di dalam rumahnya tersebut, Lanny menyediakan ruangan AC dan non AC. Sedangkan untuk tarif jasa penitipan perharinya tergantung ruang dan ukuran kandang yang dipilih.
"Harganya beda-beda, saya matok paling murah Rp70 ribu non AC. Ruangan ber-AC mulai dari Rp100-120 ribu perharinya," imbuhnya.
Dari usaha ini setidaknya Lanny mampu meraup keuntungan jutaan rupiah perbulannya. Apalagi di momentum lebaran seperti sekarang ini banyak orang yang menitipkan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing sampai berhari-hari.
Baca Juga: Life Hack Anti Boncos saat Libur Lebaran
"Sehari dua kali pagi dan sore kita bersihkan kandang. Ngasih makan 2-3 kali dan ngajak beberapa anjing bermain di luar," paparnya.
Awal berdirinya Alfa Pet's atas dorongan teman-temannya. Semula Lannya bergerak aktif di bidang rescue anjing-anjing terlantar. Kebetulan dia juga memelihara beberapa anjing di rumahnya.
"(marketingnya) bisa ramai sekarang cuman ngandelin dari mulut ke mulut," terangnya.
Bahkan di tempat penitipannya ada satu orang yang percaya menitipkan anjingnya selama empat tahun. Setiap dua bulan sekali orang ini rutin membayar jasa perawatan anjing peliharaannya tersebut.
"Orangnya itu kan masuk Islam, jadi dia nggak tega ngelepasin anjingnya ke orang lain. Kadang beberapa kali sering nengokin anjing peliharaannya ke sini," tukasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin