SuaraJawaTengah.id - Menjelang lebaran idulfitri, warga Kota Semarang mulai mendatangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah dan mendoakan keluarga yang telah tiada.
Salah satu pemakaman yang rumah didatangi para ziarah adalah TPU Jatisari, Mijen. Mayoritas jenazah yang dikuburkan di TPU ini adalah korban Covid-19 di Kota Semarang.
Para peziarah yang datang ke TPU Jatisari seperti peziarah pada umumnya yakni membersihkan makam dan mendoakan keluarga tercinta yang telah meninggal dunia.
Namun, nggak sedikit peziarah yang datang ke TPU Jatisari masih memendam kesedihan dan masih teringat peristiwa wabah Covid-19 yang mengerikan.
Baca Juga: Kondisi Jalur Pantura Kaligawe Semarang pada H-2 Lebaran Mulai Kering, Begini Kondisinya
"Iya, ibu saya meninggal dunia karena Covid-19. Tepatnya pada tanggal 27 Juni 2021," ucap seorang peziarah Wiwit Setiawan saat ditemui di TPU Jatisari, Senin (8/4/24) sore.
Lelaki yang akrab Wiwit tersebut masih ingat secara detail hari-hari terakhir sebelum ibunya dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.
Sebelum dilarikan ke RSUD Tugu, ibu Wiwit sempat ditolak di RS Permata Medika. Waktu itu rumah sakit yang berlokasi di Kecamatan Ngaliyan sudah mampu lagi untuk menampung pasien Covid-19.
"Cukup satu kali saja. Kejadian (Covid-19) jangan sampai terulang lagi," paparnya.
Di masa-masa itu Wiwit benar-benar hancur dan terpuruk. Pasalnya dalam kurun waktu dua minggu, dia ditinggalkan dua sosok penting sekaligus yakni mertua dan ibunya.
Baca Juga: Jadi Buruan Pemudik, Sejarah Lumpia Semarang Ternyata Berawal dari Dua Sejoli Beda Negara
"Saya hancur dan perasaan nggak karuan. Pertama mertua saya di Pati meninggal dunia karena Covid-19. Seminggu kemudian ibu saya," ujarnya sembari berkaca-kaca.
Bagi Wiwit 2021 adalah tahun yang sulit dilupakan. Tahun ini wabah pandemi Covid-19 sedang tinggi-tingginya. Bahkan saat hendak memandikan jenazah ibunya, keluarga Wiwit harus menunggu dan antri sampai 11 jenazah.
"Saya sangat kehilangan, lebaran tak lagi sama. Saya rindu dengan kesan-kesan lebaran dengan orang tua yang masih utuh," katanya.
Sementara itu, petugas TPU Jatisari, Mijen, Sutopo mengungkapkan terdapat 1.000 orang dimakamkan karena Covid-19. Di kompleks pemakaman tersebut di bagi menjadi tiga blok.
Jika dirinci secara keselurahan blok A dan B paling banyak makam jenazah Covid-19. Sedangkan blok C sudah ke campur dengan pemakaman umum.
"Paling ramai orang ziarah ke sini pas hari pertama lebaran. Alhamdulillah selama berjibaku menguburkan jenazah Covid-19, kami tidak ketularan," tukasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
7 Kolam Renang di Semarang dengan Harga Terjangkau: Bonus View Pegunungan!
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Lebaran Ketupat: Tradisi Unik Setelah Idulfitri dan Maknanya Bagi Umat Muslim
-
Bobon Santoso Lulusan Mana? Dituding Permainkan Agama karena Kesiangan Salat Id
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!