SuaraJawaTengah.id - Merayakan Hari Kartini tak hanya sekadar upacara dengan menggunakan kebaya. Makna lebih dalam dari peringatan hari nasional ini adalah dengan meneladani sosoknya yang inspiratif dan pantang menyerah.
Saat ini banyak sosok Kartini masa kini yang bisa kita jadikan teladan dari kisahnya. Salah satu Kartini masa kini adalah Mahmudah. Perempuan asal Purworejo ini berjasa mengantarkan BBM menggunakan mobil tangki Pertamina ke berbagai kota mulai dari Yogyakarta, Purworejo hingga Magelang.
Mahmudah cukup nekat untuk belajar mengendarai mobil besar meski awalnya dilarang oleh orang tua. Setelah bertambahnya usia perempuan dengan 4 anak tersebut mahir mengemudi kendaraan besar.
"Pertama kali menjadi driver tahun 1996 sebagai supir bis pariwisata. Waktu itu saya berkendara lumayan jauh dan jarang pulang. Sehingga saya sering kangen dengan suami dan anak. Tapi saya tetap jalani dengan ikhlas," kata Mahmudah.
Setelah keluar menjadi supir bis pariwisata, Mahmudah memutuskan untuk mendaftar sebagai Awak Mobil Tangki di PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu Yogyakarta.
"Saya mulai bekerja menjadi Awak Mobil Tangki sudah sejak tahun 2013 hingga saat ini. Awal bekerja dulu lumayan berat, karena harus beradaptasi dengan cuaca yang lumayan panas dan harus mengangkat pipa yang lumayan berat untuk memasukan BBM ke Mobil Tangki," ucap Mahmudah.
setelah 11 Tahun menjadi Awak Mobil Tangki, Mahmudah mengaku senang dan bersyukur karena selain bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, ia juga lebih sering berkumpul dengan anak dan suami di Purworejo.
"Alhamdulillah sekarang lebih bersyukur, disini jam kerjanya teratur dan dapat libur 2 hari. Jadi saya bisa pulang dari hari Jumat sore sampai hari Minggu," kata Mahmudah.
Menjadi pengemudi truk perempuan, Mahmudah banyak mengundang rasa heran dari pengendara lain. Ia teringat pernah mendapat celotehan dari pengemudi lain "Apa gak kebalik? kok yang cewek di kanan (supir), yang cowok di kiri (kernet)!"
Baca Juga: Selain RA Kartini, Ini 3 Pahlawan Perempuan dari Jawa Tengah yang Menjadi Inspirasi Kaum Wanita
Mendengar hal tersebut, Mahmudah merespons dengan senyuman.
Meski menjadi pengemudi mobil tangki satu-satunya di PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu Yogyakarta, Menurut Joko Isnanto selaku pengawas awak mobil tangki FT Rewulu kinerja Mahmudah terbilang cukup baik dan sama dengan pengemudi Mobil Tangki laki-laki lainnya.
"Selama ini kami memperlakukan Mahmudah sama dengan (Awak Mobil Tangki) AMT yang lain. Untuk kinerja mahmudah cukup baik, beliau komunikatif, jika dapat tugas selalu siap dan dengan teman-teman AMT laki-laki juga tidak pernah ada masalah"ucap Joko.
Ibu Kita R.A Kartini pernah berkata "Tiada barang mustahil di dunia ini! Dan sesuatu barang yang hari ini kita teriak-teriakkan mustahil sama sekali, besok merupakan kenyataan yang tidak dapat disangkal!"
Kalimat di atas tercermin dalam diri Mahmudah, mungkin menurut sebagian orang perempuan menjadi pengemudi truk mustahil, namun di mata Mahmudah itu bisa menjadi kenyataan dan beliau tetap semangat dalam menjalaninya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan