SuaraJawaTengah.id - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan dilakukan serentak pada November 2024 mendatang. Termasuk Provinsi Jawa Tengah juga akan melakukan pemungutan suara untuk memilih calon gubernur, bupati dan wali kota.
Jawa Tengah membutuhkan sekitar 410 ribu orang anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk pelaksanaan pilkada tersebut.
Komisioner KPU Jawa Tengah Muslim Aisha mengatakan, jumlah KPPS saat penyelenggaraan pilkada tidak akan sebanyak saat pemilu presiden atau legislatif.
Menurut dia, kebutuhan KPPS didasarkan atas jumlah TPS yang akan digunakan saat pilkada nanti.
Ia menjelaskan jumlah pemilih di tiap TPS saat pilkada nantinya akan melayani hingga 600 pemilih, dua kali lipat jika dibanding jumlah maksimal pemilih saat pilpres.
"Kalau dihitung sederhana, jumlah TPS akan berkurang setengahnya. Jumlah kemarin 117.299 TPS," katanya dikutip dari ANTARA pada Selasa (23/4/2024).
Tujuh anggota KPPS akan bertugas di masing-masing TPS saat pemungutan suara.
Selain KPPS, kata dia, KPU juga akan melakukan rekrutmen terhadap 2.880 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 25.689 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Rekrutmen, lanjut diia, pada tahap akan akan dilakukan terhadap PPK yang mulai dibuka pada 23 April 2024.
Baca Juga: Punya 16 Kursi Legislatif, PDIP Buka Peluang Koalisi dengan Partai Politik pada Pilwakot Semarang
Adapun honor PPK dan PPS akan dialokasikan dalam anggaran KPU Jawa Tengah, sementara KPPS dianggarkan dari KPU kabupaten/ kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BPK Audit 4 Sektor Strategis Pemprov Jateng, Taj Yasin Minta Seluruh OPD Buka Data
-
Dari Warung hingga Usaha Menengah, BRI Kucurkan Rp1.235 Triliun ke UMKM
-
BRI Makin Kokoh Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Laba Capai Rp31,2 Triliun
-
Meneladani Jejak R.M. Margono, UT Purwokerto Awali Rangkaian Halaqah dengan Ziarah dan Doa Bersama
-
Jateng Kejar Zero Sampah 2029, Ribuan Ton Sampah Disulap Jadi Listrik dan Bahan Bakar