SuaraJawaTengah.id - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menepati janjinya terkait bonus Rp300 juta rupiah kepada para pemain dan official pasca-memenangkan laga menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada Senin (22/4/2024).
Sebelumnya, Laskar Mahesa Jenar memenangkan laga menghadapi The Phoenix dengan skor 2-1.
Terkait bonus, hal ini Yoyok Sukawi ungkapkan sebelum laga menghadapi Rans Nusantara FC.
Dan Yoyok Sukawi akan memberikan bonus yang lebih besar dari biasanya untuk dua pertandingan lainnya yakni saat menjamu Persikabo 1973 dan tandang ke markas Persija Jakarta.
"Ini bonus yang saya janjikan untuk kalian, silakan diterima dan ambil bonus lagi untuk pertandingan selanjutnya. Artinya kalian harus menang lagi," ujar Yoyok Sukawi kepada para pemain saat menyerahkan bonus di mes pada Rabu (24/4/2024).
Para pemain PSIS pun merespons bonus tersebut dengan penuh senyum dan tawa.
Mereka tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Yoyok Sukawi dan berjanji akan berusaha tampil lebih baik lagi kedepannya.
"Terima kasih Bos. Klunting," ucap para pemain.
Baca Juga: PSIS Semarang vs RANS Nusantar FC: Misi Bangkit Laskar Mahesa Jenar
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan
-
BRI Jangkau 27 Pulau Lewat Teras Kapal, Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
BRI Pimpin Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional dengan Realisasi Rp9,21 Triliun