SuaraJawaTengah.id - Tim putri Jakarta BIN kembali menelan kekalahan untuk kedua kalinya. Setelah sepekan lalu kalah atas juara bertahan Bandung Bank bjb Tandamata 1-3 di GOR Amongrogo Yogyakarta, kini giliran Jakarta Popsivo Polwan yang mengalahkan tim besutan Danai Sriwacharamaytakul.
Pada laga pertama hari pertama putaran pertama itu Jakarta BIN tumbang secara dramatis dengan skor 2-3 (25-19, 22-25, 25-18, 17-25, 7-15) atas Popsivo dalam lanjutan PLN Mobile Proliga 2024, di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (3/5/2024).
Satu laga lainnya melawan Jakarta Livin Mandiri pada laga pembuka pekan lalu, Jakarta BIN menang 3-1 atas Jakarta Luvin Mandiri.
Pada laga kali ini, Jakarta BIN menurunkan skuad terbaiknya. Di set pertama, kedua tim langsung tancap gas dengan permainan menyerang dan saling kejar-mengejar angka. Namun Jakarta BIN yang dimotori Megawati dan 2 legiun asingnya Kashauna Williams dan Kenia Carcares lebih beruntung dan memenangi set pertama dengan skor 25-19.
Tidak mau kalah lagi, Jakarta Popsivo Polwan berusaha mengubah pola permainan dan hasilnya, Arsela Nuari dkk. meraih set kedua 22-25.
Set ketiga Jakarta BIN mencoba mengembalikan ritme permainan terbaiknya, Megawati, Wilda dan Ratri, akhirnya memenangi set ketiga 25-15.
Set keempat dan kelima merupakan klimaks dari permainan Jakarta BIN. Mereka digempur habis oleh duet legiun asing Popsivo Polwan, Irina Veronkova dan Madison Rishel yang benar-benar menjadi kunci kemenangan tim milik Polri itu, set keempat Mereka menang 25-17, dan di set kelima 15-17.
Usai pertandingan asisten pelatih Jakarta BIN, Labib, mengatakan permainan Megawati dan kawan-kawan sebenarnya cukup bagus, baik receive dan juga blok cukup efektif. "Karena permainan Popsivo Polwan sangat baik kali ini, kami harus kalah," kata Labib.
Sementara salah satu bintang tim Jakarta BIN, Megawati Hangesti Pertiwi mengaku chemistry masih kurang, "Karena kami kumpul belum lama. Tapi ini masih awal, kami akan berusaha memperbaiki di pertandingan-pertandingan berikutnya," tukas Megawati.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tak Gentar Hadapi Pelaku Kekerasan dan Intimidasi Terhadap Relawan: Saya Lawan!
Pelatih Popsivo Polwan, Lardi, mengaku bersyukur atas kemenangannya dari Jakarta BIN. "Kami latihan berhari-hari untuk menghadapi Jakarta BIN ini. Dan hasilnya Alhamdulillah menang," ucapnya kepada wartawan.
Salah satu pemainnya Popsivo, Arela Nuari mengaku pertandingan melawan Jakarta BIN hari ini benar-benar melelahkan. "Memang sejak awal kami mempunyai target harus menang melawan Jakarta BIN," ujarnya.
Arsela pun berharap dengan kemenangan yang didapat hari ini bisa menjadi motivasi lebih, "Dan tentunya bisa berlanjut ke final four Proliga tahun ini," tukasnya.
Jadwal Sabtu (4/5/2024):
Jam 14.00 WIB: Sukun-Garuda (putra)
Jam 16.00 WIB: Pertamina-Popsivo (putri)
Jam 18.30 WIB: STIN BIN-Bank Sumsel (putra).
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun