SuaraJawaTengah.id - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku siap melawan kekerasan dan intimidasi yang mengarah ke relawan Ganjar-Mahfud. Ia meminta kepada relawan agar tidak takut ketika menghadapi intimidasi.
Apalagi menurut Ganjar, Ketua Umun PDIP Megawati Soekarmoputri telah berpesan untuk terus siaga dan melaporkan langsung tindak tersebut.
"Kalau Kalau ada tekanan laporkan, kalau ada kecurangan laporkan begitu agar mereka betul-betul siap lahir batin," kata Ganjar, mengutip Antara Kamis.
Ganjar menyebut, ada laporan dari relawan yang mendapatkan telpon bernada tekanan untuk tidak menggencarkan kampanye. Ia pun meminta agar para relawan melakukan perlawanan.
"Terus kemudian agar tidak kenceng-kenceng gitu, ya. Kalau gitu bilang aja gitu, 'Anda siapa? Saya lawan,' gitu aja. Jadi jangan pernah takut," kata Ganjar.
Relawan Ganjar-Mahfud meninggal dunia
Beberapa waktu yang lalu, Ganjar mengucapkan bela sungkawa terhadap kematian seorang relawannya dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang meninggal karena dugaan tindak pidana kekerasan.
"Ya, saya turut berduka. Pada yang kemarin saya dikabarkan ada relawan yang meninggal dunia," kata Ganjar.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengatakan bahwa dirinya telah meminta Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud untuk menangani kasus relawan meninggal dunia.
Baca Juga: Komitmen Terhadap HAM, Akankah Kasus Widji Thukul Terpecahkan Jika Ganjar-Mahfud Terpilih?
"Maka kami minta tim pemenangan (TPN Ganjar-Mahfud) untuk segera urus, dan sekarang tim hukum sedang mendalami soal itu," katanya.
Terkait hal itu, Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis melaporkan sebanyak satu orang relawan meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat akibat kekerasan dari oknum TNI, Sabtu (30/12).
"Kami mendapatkan laporan dari Klaten dan Boyolali (Jawa Tengah) ini laporan dengan brutalitas dan tindak kekerasan yang sangat-sangat tidak bisa diterima. Satu meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka berat," kata Todung.
Ganjar menjenguk dua relawan yang menjadi korban penganiayaan
Ganjar Pranowo bersama istrinya, Siti Atikoh menjenguk dua relawan yang menjadi korban penganiayaan yang dirawat di RSUD Pandan Arang Boyolali pada Minggu (31/12).
"Saya datang ke sini sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dia pendukung saya," kata Ganjar.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Insiden di Boyolali, Ganjar Pranowo Siap Lawan Kekerasan dan Intimidasi ke relawannya
-
Bukan Orang Sembarangan, Ayah Ganjar Ternyata Pernah Ditugaskan Jenderal Ahmad Yani untuk Tumpas PRRI
-
Deretan Sepatu Produk Lokal Koleksi Ganjar Pranowo, Salah Satunya Pernah Didesain Mantu Jokowi Bobby Nasution
-
Duh! Ganjar Singgung Kredibilitas KPU, Surat Suara Hanya Dua Kolom: Masa Minta Maaf Terus
-
Pasangan Ganjar-Mahfud MD Berpeluang Lolos ke Putaran Kedua, SMRC Beri Saran Ini Agar Elektabilitasnya Terdongkrak
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang