SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut terjadi di KM 535 Tol Batang-Semarang . Mobil ambulans diduga menabrak truk gandeng yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
Kepolisian Resor Batang, pun masih menyelidiki kasus kecelakaan mau tersebut. Diduga Ambulans melaju melebihi batas kecepatan.
Kepala Satuan lalu lintas Polres Batang AKP Wigiyadi mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan diduga mobil ambulans bernomor polisi AD 1479 LL melaju dari arah barat (Pekalongan) menuju ke timur (Semarang) dengan kecepatan tinggi.
"Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan kasus kecelakaan itu dengan meminta keterangan beberapa saksi serta dari rekaman CCTV," katanya dikutip dari ANTARA pada Jumat (3/5/2024).
Kronologi kejadian, berawal dari pengemudi mobil ambulans berusaha menyalip truk bernomor polisi L 8605 UG yang dikemudikan Dunarji Raji (48) warga Kabupaten Rembang dari arah kiri jalan.
Namun, karena jarak truk gandeng dengan median pembatas jalan yang cukup sempit, pengemudi tetap nekat menerobos dari arah kiri jalan itu hingga akhirnya mobil ambulans menabrak samping bodi truk dan mengalami oleng hingga menabrak median pembatas jalan dan terguling.
"Ya, kemungkinan pengemudi mobil ambulans melaju dengan kecepatan tinggi dan nekat menerobos jalan arah kiri hingga menabrak truk dan terguling," katanya.
Pada kasus kecelakaan tersebut, kernet mobil ambulans bernama Jumadi (54) warga Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian sedang pengemudi Altaf Fauzi, warga Kabupaten Klaten mengalami luka cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit QIM Batang.
Adapun mobil ambulans kini dititipkan di Gate Tol Weleri, Kabupaten Kendal dan truk gandeng di Gate Tol Kandeman Batang.
Baca Juga: Braakk! Mobil Rombongan Pemudik Kecelakaan di Tol Pejagan, Korban Bergelimpangan di Jalan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang
-
Waspada Semarang! BMKG Prediksi Diguyur Hujan dan Ingatkan Potensi Banjir Rob Hari Ini
-
Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Bui: Rugikan Negara Rp1,3 T Tanpa Rasa Bersalah
-
Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut