SuaraJawaTengah.id - Halima Hadi Alfina warga Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang nampak sumringah dan tak sabar untuk segera melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkkah tahun ini.
Menariknya perempuan yang baru lulus SMA tersebut merupakan calon jemaah haji termuda. Halima baru menginjak usia 18 tahun dan dia didaftarkan untuk ibadah haji sejak masih sekolah TK.
"Dulu tahun 2009 saya kira didaftarkan buat sekolah ada tandatangan gitu. Ternyata daftar buat haji," ucap Halima selepas mengikuti Bimbingan Manasik Haji di UIN Walisongo Semarang, Kamis (9/5/24).
Halima bersama lima anggota keluarga sebetulnya dijadwalkan berangkat haji tahun 2021. Sayangnya karena pandemi Covid-19 keberangkatan ke tanah suci terpaksa ditunda.
Diakuinya, bisa berangkat ibadah haji di usia muda bukan sepenuhnya pakai uang tabungannya sendiri. Tapi Halima juga ikut membantu melunasi tabungan haji dengan menyisihkan uang saku.
"Jadi sejak kecil itu saya sudah disuruh nabung. Mamah juga sudah ngasih tahu misal nanti mau haji menggunakan tabungan tersebut," bebernya.
Karena tau sudah didaftarkan haji, Halima lantas menuruti semua perintah orang tuanya. Bahkan ia rela tidak menggunakan uang hasil juara perlombaan untuk ditabung.
"Nabung dari TK sedikit-sedikit, dari uang saku, hasil juara lomba-lomba dan tambahan dari orang tua," ungkapnya.
Untuk mempersiapkan ibadah haji, Halima sudah terlebih dahulu belajar kepada sanak keluarga. Apalagi kedua orang tuanya pernah ibadah haji.
"Ketika kumpul sama keluarga, saya suka nanya misal di Arafah nanti ngapain, terus hari pertama ngapain. Gitu-gitu deh," terangnya.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita mengatakan ada penambahan kouta haji yang mana sebelumnya Kota Semarang hanya 1.767. Kouta haji tahun ini bertambah jadi 1.957.
Untuk usia jemaah haji tahun ini kisaran dari 45-60 tahun. Sedangkan usia jemaah haji yang paling tua adalah 93 tahun.
"Saya tadi menyampaikan cuaca di Arab Saudi mencapai 45 derajat. Maka harus jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, dan makanan bergizi," pesan Mbak Ita pada jemaah haji.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari