SuaraJawaTengah.id - Penjaringan bakal calon wali kota Semarang terus dibuka oleh PDI Perjuangan. Saat ini, terdapat penambahan dua orang yang kembali mengambil formulir pendaftaran.
Keduanya adalah mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang Fajar Purwoto dan advokat Dio Hermansyah Bakri yang sama-sama mendaftar sebagai bakal calon wakil wali kota pada Pilkada Kota Semarang 2024.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Kadarlusman, membenarkan bahwa ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon wakil wali kota.
"Hari ini tambah dua orang lagi yang mengambil formulir pendaftaran," kata Pilus dikutip dari ANTARA pada Rabu (8/5/2024).
Berarti, saat ini sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran penjaringan yang digelar PDI Perjuangan, yakni Supriyadi (mantan Ketua DPRD Kota Semarang), Iswar Aminuddin (Sekda Kota Semarang), Arnaz Agung Andrarasmara selaku Ketua KONI, Kadin, dan Baznas Kota Semarang.
Ketiga nama di atas mendaftar sebagai bakal calon wali kota, ditambah satu orang, yakni pengusaha muda dan praktisi komunikasi Bimo Triwicaksono yang mendaftar sebagai bakal calon wakil wali kota.
Pengambilan formulir pendaftaran penjaringan yang digelar PDI Perjuangan bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota mulai 2 hingga 11 Mei 2024.
Sementara itu, Fajar Purwoto yang juga mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang itu mengaku saat ini sudah menjadi kader partai berlambang banteng tersebut dan sudah mendapatkan kartu tanda anggota (KTA).
"Kebetulan saya 'kan sudah jadi masyarakat biasa ya, sudah tidak masuk di jajaran struktural pemerintahan. Rencana tadi pagi mau ambil KTA karena mau dipergunakan 4 tahun ke depan untuk daftar DPR RI," katanya.
Baca Juga: Bursa Pilwakot Semarang, Muncul Nama Bambang Eko Kader Partai Demokrat, Ini Sepak Terjangnya
Namun, kata dia, kebetulan DPC PDI Perjuangan Kota Semarang sedang membuka penjaringan sehingga sekaligus mengambil formulir pendaftaran untuk bakal calon wakil wali kota.
"Saya kepengen sebagai trigger, pendobrak. Walaupun sudah purna, tetap memikirkan bagaimana Semarang lebih baik dan lebih maju lagi," katanya.
Yang pasti, menurut Fajar, sudah mendapatkan restu dari keluarganya, terutama sang istri untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Semarang.
Dio Hermansyah yang juga mengambil formulir pendaftaran mengaku berkeinginan mencalonkan sebagai Wakil Wali Kota Semarang untuk bisa membantu wali kota dengan latar belakang pendidikan hukum yang dimilikinya.
"Kami akan memberikan bantuan aspek masalah hukum, baik hukum tata negara, pemerintahan daerah, maupun perda (peraturan daerah), dan sebagainya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari