SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik Pabrik Rembang sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di area operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) pilar Sosial dengan menggelar kegiatan Goes to School di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang (29/5/2024).
Semen Gresik juga menyalurkan peralatan sekolah berupa tas, buku, alat tulis, yang dibagikan kepada para siswa sebagai penunjang semangat belajar dan Game Edukasi untuk mengasah keberanian, kecepatan, ketepatan siswa dengan memberikan hadiah dari produk UMKM binaan Rumah BUMN (RB) Rembang.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, menuturkan bahwa kegiatan Semen Gresik Goes to School merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di area operasional.
Program yang dilaksanakan bertujuan untuk mendorong tercapainya pemenuhan hak dasar manusia yang berkualitas secara adil dan setara untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
”Dengan agenda ini, diharapkan para siswa mampu memahami dan mengetahui keberadaan serta kontribusi Semen Gresik di tengah masyarakat. Selain itu, juga menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung keberlanjutan operasional perusahaan,” terangnya.
Ia melanjutkan, pada prosesnya, perwakilan perusahaan dari tim unit CSR PT Semen Gresik memaparkan materi berupa profil perusahaan beserta konsep industri hijau yang telah diterapkan. Materi tersebut dikemas secara fun dan interaktif sesuai dengan pemahaman anak-anak sekolah dasar.
“Pada dunia pendidikan, selain kegiatan Goes to School, Semen Gresik baru saja memberikan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi (BEST) kepada 25 mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Kabupaten Rembang dan Blora, Jawa Tengah,” jelasnya.
Sementara itu, Guru kelas 5 dari SD N 1 Kajar, Syaiful Minan, memberikan apresiasi dan terimakasih atas pelaksanaan SG Goes to Scholl di SD N 1 Kajar. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana berbagi ilmu dan memotivasi anak-anak SD di sekitar perusahaan untuk tumbuh dan berkembang.
”Banyak anak-anak di desa yang memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Melalui program SG Goes to School, harapannya mampu memberikan banyak manfaat dan memotivasi anak-anak dalam meraih cita-cita. Semoga kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin, melihat sisi kebermanfaatan yang besar,” tutupnya.
Baca Juga: Srikandi Semen Gresik Peringati Hari Kartini dengan Ziarah ke Makam RA Kartini di Rembang
Berita Terkait
-
Semen Gresik Dorong Sektor Pendidikan Melalui Beasiswa Prasejahtera kepada 25 Mahasiswa PTN di Rembang dan Blora
-
Jadi Industri Ramah Lingkungan, Semen Gresik Lestarikan Ratusan Spesies Flora dan Fauna di Lingkungan Pabrik Rembang
-
Batik Tulis Pasucen, Unggulan Warisan Budaya Tradisional Asli Desa yang di Fasilitasi RB Rembang Semen Gresik
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo