SuaraJawaTengah.id - Polisi terus menyelidiki siapa sosok dibalik penyewa mobil yang menyebabkan tragedi pembunuhan di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Seperti diketahui, pemilik rental mobil berinisial BH (52) asal Jakarta tewas usai dikeroyok saat hendak mengambil mobil yang disewa seseorang. Hasil pelacakan GPS, mobil tersebut berada di lokasi kejadian.
Meski polisi sudah menetapkan 10 tersangka, namun sosok RP yang menjadi pelaku dugaan penggelapan masih menimbulkan tanda-tanya.
"Diduga terlapor menggunakan identitas palsu. Hingga kini masih dilakukan penyelidikan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Selasa (18/6/2024).
Nicolas memaparkan, dalam laporan korban sebelumnya, RP menyewa mobil untuk jangka waktu dua bulan, dengan uang sewa senilai Rp 6 juta per bulan.
Hanya saja, pelaku RP tak kunjung mengembalikan mobil milik korban setelah masa sewa habis hingga korban nekat mengambil mobilnya sendiri berdasarkan pelacakan sinyal GPS.
Korban mengajak tiga orang rekannya yang berprofesi sebagai sopir angkot untuk membawa mobil tersebut ke Pati. Ketiganya yang berinisial SH (38), KB (50), dan S (30) dijanjikan bayaran Rp 500 ribu.
"Ketiga korban lain mengalami luka imbas pengeroyokan yang terjadi," jelas dia.
Sebelumnya, Polda Jateng telah menangkap 10 tersangka pengeroyokan dan pembunuhan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati.
10 tersangka masing-masing, tiga yang diamankan pertama yakni EN (51), BC (37) dan AG (34), lalu tambah satu tersangka M (37).
Polda Jateng kemudian menangkap enam tersangka lagi masing-masing berinsial ST (35), AK (48), SN (60), SU (63), MN (29), SH (39).
"Kami menerjunkan tim lengkap dari Polda Jateng. Target kami adalah mengungkap dan tankap membuat terang perkara itu sendiri," kata Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin