SuaraJawaTengah.id - Calon Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sowan di kediaman KH Fatchurrohman. Ia melunasi hutang janji dengan pengasuh Ponpes Al Ittihad, Dusun Poncol, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Selasa (17/9/2024).
Kenal dekat, Ahmad Luthfi dan KH Fatchurrohman ibarat sahabat. Bahkan keduanya sudah sering bertemu di berbagai kesempatan.
Ahmad Luthfi menyampaikan, ia pernah bertemu dengan KH Fatchurrohman di tempat kerjanya saat masih menjabat sebagai Kapolda Jateng. Keduanya juga pernah bertemu di kompleks pondok pesantren yang sudah ada semenjak tahun 1883 tersebut.
Kedatangannya pun disambut hangat. Mereka duduk lesehan di karpet berdampingan dan sama-sama sandaran di tembok. Sesekali keduanya menyeruput minuman yang sudah disiapkan di cangkir khusus.
"Nah saya sekarang di kediaman Beliau. Sudah komplet," kata Ahmad Luthfi, Rabu (18/9/2024).
Sang Kiai pun membalas dengan jawaban yang tak kalah seru. Menurutnya, jika ada yang bertanya kenapa Kapolda dan sekarang Calon Gubernur kok sering bertemu kiai, maka dengan nada bercanda menyalahkan masyarakat. "Salahe Kapoldane NU (Nahdlatul Ulama)," ujarnya.
Hal itu menandakan bahwa Ahmad Luthfi memiliki kedekatan dengan NU dan warga Nahdliyin. Hal itu juga ditandai dengan seringnya Cagub yang berpasangan dengan Gus Yasin ini menghadiri kegiatan NU.
KH Fatchurrahman menjelaskan, pondok yang ia pimpin merupakan salah satu yang tertua di Jawa Tengah. Di tempat itulah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menimba ilmu kitab. Demikian juga dengan KH Said Aqil Sirodj.
Bahkan ia juga menceritakan bagaimana mantan Presiden Indonesia ke-4 itu saat menimba ilmu.
Baca Juga: Tak Hanya 15 Parpol, Luthfi-Taj Yasin dapat Dukungan Relawan Bocahe Gibran Nusantara
"Dulu kan tempat mandinya jauh. Harus jalan kaki. Setelah mandi, sampai pondok sudah keringetan lagi," ujarnya sambil tertawa.
Ponpes tersebut juga menjadi rujukan ilmu bagi pengasuh-pengasuh pondok pesantren lainnya. Tak hanya di Jawa Tengah namun juga di Jawa Timur.
Mendengarkan hal itu, Ahmad Luthfi semakin yakin peran ponpes begitu besar. Banyak tokoh-tokoh bangsa ini yang juga menimba ilmu di ponpes.
Untuk itu, ia akan berusaha semaksimalnya mendorong kemajuan pondok pesantren. Bukan hanya infrastruktur tapi juga kualitas sumber daya manusianya.
"Di Ponpes itu kan ada kiai, Bu Nyai, hingga santri-santri. Saya mendukung ponpes," tandasnya.
Mendengar hal itu, KH Fatchurrahman mengangguk. Ia pun memberikan dukungan. "Meski tidak diperintahkan, saya tetap kampanye," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya