SuaraJawaTengah.id - Senin 29 Juli 2024, pucuk pimpinan Polda Jawa Tengah resmi berganti. Irjen Pol Ahmad Luthfi yang menjabat sejak 2020 resmi digantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Bak de javu, itu kali kedua Ribut menggantikan posisi Ahmad Luthfi setelah sebelumnya sebagai Kapolresta Solo, 2017 silam.
Jabatan itu membuat Ribut Hari menjadi Kapolda termuda bersama Irjen Pol Jhonny Edison Isir (Kapolda Papua Barat). Keduanya merupakan lulusan Akpol 1996.
Meskipun tergolong junior dibandingkan dengan perwira tinggi Polri lainnya, Ribut berhasil menembus jajaran puncak kepolisian dengan prestasi yang membanggakan.
Lalu, bagaimana sosok Irjen Pol Hari Wibowo?
Irjen Ribut Hari Wibowo lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 30 Juli 1974. Ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1996, di mana ia seangkatan dengan Kapolda Papua Barat, Irjen Jhonny Edison Isir.
Sejak saat itu, Ribut telah melalui berbagai jenjang pendidikan dan pelatihan, termasuk PTIK (2004), Sespimmen (2010), dan Sespimti (2020).
Kariernya di kepolisian dimulai dengan berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Kasubbagkatpa Bagpangkat Robinkar SSDM Polri dan Kapolres Salatiga pada 2014. Ribut juga pernah menjabat sebagai Kapolres Tegal (2015), Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim (2016), dan Kapolresta Solo (2017).
Ia kemudian menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Kalteng pada 2019 sebelum dipercaya menjadi Karobinkar SSDM Polri pada 2020.
Irjen Ribut Hari Wibowo dikenal sebagai perwira yang memiliki dedikasi tinggi dan kemampuan manajerial yang handal.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Temui Bibit Waluyo, Ini Beragam Hal yang Dibahas
Keberhasilannya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di berbagai posisi menunjukkan kapabilitasnya dalam memimpin dan mengatasi tantangan di lapangan.
Pengalaman dan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kepolisian menjadikannya sebagai salah satu Kapolda termuda dengan pencapaian yang patut diperhitungkan.
Dengan prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan, Irjen Ribut Hari Wibowo menjadi contoh inspiratif bagi banyak perwira kepolisian, menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mencapai puncak karier dalam institusi kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove