SuaraJawaTengah.id - Dalam upaya meningkatkan kualitas informasi publik menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah akan menggelar tiga debat yang menghadirkan kedua pasangan calon secara bersamaan.
Berbeda dari format debat sebelumnya yang terkadang memisahkan peserta, kali ini semua kandidat akan dihadapkan secara langsung dalam satu forum.
Langkah ini menandai komitmen KPU untuk memastikan pemilih dapat menyaksikan pertarungan gagasan secara head-to-head antara dua pasangan calon, yakni Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang diusung PDIP dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen yang didukung oleh koalisi besar partai-partai oposisi.
Menurut Komisioner KPU Jawa Tengah, Akmaliyah, debat ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang jelas kepada pemilih mengenai visi dan misi kedua pasangan calon, yang disesuaikan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah.
“Tiap debat akan diikuti oleh kedua pasangan calon secara bersamaan,” ujar Akmaliyah dikutip dari ANTARA pada Kamis (26/9/2024).
Dalam konteks politik lokal yang semakin kompetitif, kehadiran panelis yang akan merumuskan materi debat dapat memberikan ruang bagi pendalaman isu-isu strategis, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta reformasi birokrasi.
Ini tidak hanya menjadi arena bagi kandidat untuk menonjolkan program kerja mereka, tetapi juga menguji ketanggapan mereka terhadap isu-isu mendesak yang dihadapi Jawa Tengah.
Debat ini juga akan menggambarkan secara gamblang peta kekuatan politik di Jawa Tengah, mengingat pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin didukung oleh gabungan partai besar seperti Gerindra, PKB, Golkar, dan lainnya, dengan total suara sah 13,7 juta pada Pemilu 2024.
Sementara, pasangan Andika-Hendi yang diusung oleh PDIP membawa dukungan kuat dengan 5,2 juta suara.
Baca Juga: Pengundian Nomor Urut Calon Wali Kota Semarang 2024: Agustina-Iswar Nomor 1, Yoyok-Joko Nomor 2
Dengan format debat langsung antara kedua kubu, publik diharapkan dapat melihat lebih jelas perbedaan pendekatan, strategi, dan kebijakan yang ditawarkan. Ini sekaligus akan menjadi pertarungan sengit antara koalisi partai besar dan partai tunggal yang dominan di provinsi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Jalur Kereta Pantura Lumpuh, KAI Batalkan 23 Perjalanan KA di Semarang Akibat Banjir Pekalongan
-
Waspada! Semarang dan Sebagian Wilayah Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sedang Hari Ini
-
7 Mobil Bekas Cocok untuk Keluarga Harga Rp120 Jutaan, Nyaman dan Irit Bensin!
-
Viral Petani Kudus Kuras Air Sawah Saat Banjir, Ini Penjelasannya yang Sempat Disalahpahami
-
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Meriahkan Fun Run HUT PPSDM Migas Cepu ke-60