SuaraJawaTengah.id - Potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada 10-12 Januari 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaitkan kondisi ini dengan dampak tidak langsung dari bibit siklon 97S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Banten.
"Kondisi atmosfer seperti pola belokan angin, konvergensi, dan aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial turut memicu pembentukan awan konvektif di wilayah Jawa Tengah," ungkap Teguh Wardoyo, Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap dikutip dari ANTARA pada, Jumat (10/1/2024).
Cuaca ekstrem ini diperkirakan melanda sejumlah wilayah, termasuk Cilacap, Banyumas, Magelang, Semarang, dan Pekalongan, selama tiga hari ke depan.
BMKG mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, dan pohon tumbang, terutama di daerah rawan.
Kelembapan udara yang tinggi dan kondisi labilitas atmosfer menjadi faktor pendukung utama terjadinya intensitas hujan lebat. BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca terbaru dan mengambil langkah mitigasi guna mengurangi risiko kerugian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang