SuaraJawaTengah.id - Bank BRI Regional Office Semarang terus memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan rutin di Car Free Day (CFD) Bundaran Kalibanteng setiap Minggu selama Januari. Acara ini tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga sebuah inisiatif untuk mendekatkan diri dengan nasabah dan masyarakat luas.
Sanie Febriyanti, Funding and Transaction Manager BRI Regional Office Semarang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan BRI sekaligus mendorong penggunaan layanan digital banking seperti BRImo dan QRIS.
"Melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal layanan BRI, khususnya dalam transaksi digital," ujarnya di Semarang pada Senin (27/1/2025).
Selain memperkenalkan layanan perbankan, acara ini juga menjadi sarana edukasi keuangan. Masyarakat diberikan informasi tentang pentingnya menabung, berinvestasi, dan mengelola keuangan secara bijak. Tak hanya itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi BRI untuk memperkuat hubungan dengan nasabah lama maupun baru melalui interaksi langsung yang hangat dan informatif.
"Momentum CFD memberikan kesempatan untuk bertemu berbagai kalangan masyarakat, sehingga edukasi dan promosi layanan perbankan dapat dilakukan secara efektif," tambah Sanie.
Melalui pendekatan ini, BRI berharap dapat semakin mendorong masyarakat beralih ke layanan perbankan digital yang lebih praktis, aman, dan inovatif, sembari terus memperkuat brand awareness di kalangan masyarakat Kota Semarang.
Perlu diketahui, BRImo menghadirkan beragam fitur unggulan untuk mendukung aktivitas keuangan harian nasabah, mulai dari transaksi pembayaran hingga layanan investasi. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan akses mudah, efisiensi, dan keamanan bagi penggunanya. Hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna BRImo tercatat mencapai 38,61 juta, meningkat 22,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi transaksi, BRImo mencatatkan total 4,34 miliar transaksi, tumbuh 40,54 persen secara year-on-year (YoY). Nilai transaksi yang tercatat juga signifikan, mencapai Rp 5.596 triliun, atau naik 34,57 persen YoY.
Baca Juga: Update Cedera Gali Freitas dan Faqih Maulana: PSIS Kehilangan Dua Pilar Lawan PSBS
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo