SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Semarang pada Rabu (5/2/2025) akan diguyur hujan ringan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Prakirawan BMKG, Raeni Chindi, dalam laporan cuaca yang disampaikan melalui kanal YouTube BMKG, menyebutkan bahwa hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar, termasuk Semarang.
Kondisi ini sejalan dengan pola cuaca di berbagai wilayah Indonesia yang mengalami curah hujan dengan intensitas bervariasi.
Selain hujan ringan, beberapa wilayah lain di Indonesia juga diperkirakan mengalami hujan sedang hingga hujan disertai petir, terutama di Jambi, Pontianak, dan Palangkaraya.
Sementara itu, wilayah seperti Yogyakarta diprakirakan akan mengalami udara kabur, dan cuaca cerah berawan terjadi di Denpasar.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini yang diperbarui setiap tiga jam melalui aplikasi Info BMKG atau laman web resmi www.bmkg.go.id. Hal ini penting untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas harian.
Dengan potensi hujan ringan di Semarang, warga diimbau untuk tetap mempersiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah serta berhati-hati terhadap kondisi jalan yang mungkin menjadi licin.
Baca Juga: Menilik Penyebab Semarang Langganan Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Dikeroyok Perguruan Silat hingga 7 Tahun Koma, Kompol Aditia Menghembuskan Nafas Terakhir
-
Turun Langsung ke Cilacap, Ini Deretan Aspirasi Warga yang Diterima Wapres Gibran dan Sekda Jateng
-
Atlet Selam Tewas Tenggelam Saat Porprov: Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Kelalaian
-
Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi