Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 29 Maret 2025 | 10:38 WIB
Ilustrasi petugas SPBU tengah melayani pelanggan yang membeli Pertamax Series. [Dok Pertamina]

SuaraJawaTengah.id - Memasuki puncak arus mudik Idul Fitri 1446 H yang diprediksi jatuh pada hari ini, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat peningkatan signifikan dalam konsumsi bahan bakar berkualitas, khususnya Pertamax dan Dex Series.

Data yang dihimpun selama periode 17 Maret - 26 Maret 2025 menunjukkan kenaikan yang mencolok dibandingkan dengan konsumsi normal pada Januari-Februari yang tercatat sebesar 194 kl/hari.

Di Jalur Pantura, rerata konsumsi Pertamax mengalami kenaikan sebesar 8,8 persen. Sementara itu, di Jalur Pansela, meskipun kenaikan hanya 0,3 persen, fenomena ini dipengaruhi oleh dominasi pergerakan pemudik yang lebih banyak melintasi ruas tol Pantura.

Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada konsumsi Pertamax Turbo, yang melonjak hingga 210 persen di Jalur Pantura dan 127 persen di Jalur Pansela.

Baca Juga: Arus Mudik di Jateng Mulai Meningkat, Pemudik Diimbau Waspadai Cuaca

Dex Series juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup tinggi dengan kenaikan sebesar 53 persen di semua jalur utama, termasuk Pantura, Pansela, serta jalur wisata, dibandingkan dengan konsumsi normal harian sebesar 45 kl/hari.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengapresiasi keputusan para pemudik dalam memilih bahan bakar berkualitas.

“Pilihan pemudik yang tetap menggunakan Pertamax Series membuktikan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar belakangan ini,” ungkap Taufiq.

Menurut Taufiq, psikologis masyarakat juga menjadi faktor yang memengaruhi keputusan dalam memilih bahan bakar selama perjalanan jauh.

"Banyak konsumen yang memilih Pertamax karena mereka ingin memastikan kendaraan tetap dalam kondisi prima sepanjang perjalanan. Mereka tidak ingin menghadapi kendala pada mesin, terutama saat menghadapi kemacetan panjang di jalur mudik. Dengan tren peningkatan ini, kami optimis konsumsi Pertamax Series akan terus mengalami kenaikan dibandingkan dengan konsumsi harian normal," tambahnya.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3kg di Jateng dan DIY

Sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan BBM selama arus mudik, Pertamina juga mengoperasikan SPBU Portable (Modular) di KM 19 ruas tol Solo-Jogja yang baru dibuka secara fungsional.

Data menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata BBM di titik ini mencapai 528 liter/hari, mencerminkan tingginya animo pemudik yang melewati jalur tersebut.

"Dengan meningkatnya arus kendaraan di ruas tol Solo-Jogja, kami juga menambah layanan motorist delivery service guna mengantisipasi pemudik yang kehabisan BBM di tengah kemacetan, terutama di exit tol Tamanmartani. Pemudik cukup menghubungi Call Center 135, dan petugas kami akan mengantarkan BBM ke lokasi mereka. Saat ini, layanan motorist tersedia di 19 titik strategis di wilayah Jawa Tengah dan DIY," jelas Taufiq.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengisi penuh tangki BBM sebelum perjalanan dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless) guna mempercepat transaksi di SPBU.

"Kami mengajak seluruh pemudik untuk saling mendukung dan bekerja sama agar perjalanan mudik berlangsung dengan aman, nyaman, serta sampai ke tujuan dengan selamat dan tepat waktu," tutup Taufiq.

Tetap Pilih Pertamax, Ini Kata Pemudik

Keputusan para pemudik dalam memilih Pertamax Series tidak hanya berdasarkan kebiasaan, tetapi juga karena kualitas bahan bakar yang telah terbukti memberikan performa terbaik bagi kendaraan mereka.

Rudi, seorang pemudik asal Kota Bogor yang sedang dalam perjalanan menuju Solo, menyatakan bahwa ia selalu menggunakan Pertamax karena sudah terbiasa dan percaya pada kualitasnya.

"Saya yakin menggunakan Pertamax karena kualitasnya terjamin. Sejak dulu saya pakai Pertamax dan mobil saya selalu dalam kondisi baik saat perjalanan jauh," ungkap Rudi saat ditemui di Rest Area 439 A Semarang-Solo.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Thomas, pemudik dari Tangerang yang hendak menuju Bali. Saat ditemui di Serambi MyPertamina Rest Area KM 379 A Batang, ia mengaku selalu memilih Pertamax agar mesin kendaraannya tetap awet dan terjaga kebersihannya.

"Saya ingin mobil saya tetap dalam kondisi prima. Dengan menggunakan Pertamax, saya merasa tenang karena bahan bakar ini membuat mesin lebih bersih, tahan lama, dan tidak mengalami knocking saat berkendara, terutama saat menghadapi tanjakan atau kemacetan panjang," ujar Thomas.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan BBM berkualitas selama arus mudik Idul Fitri 1446 H agar pemudik dapat menikmati perjalanan yang lancar dan menyenangkan.

Load More