Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat bersama investor dari Tiongkok di pada Sabtu (12/4/2025). [Istimewa]
“Melalui investasi ini, kami ingin berkontribusi untuk menyejahterakan petani dan masyarakat Jawa Tengah. Kami yakin, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi akan mempercepat realisasi pembangunan pabrik dan meningkatkan daya saing sektor peternakan,” pungkas Xu.
Adapun proses peninjauan lahan di Kendal dijadwalkan berlangsung hari ini. Jika semua proses berjalan lancar, maka pembangunan pabrik akan dimulai dalam waktu dekat dengan target penyelesaian dalam kurun waktu satu tahun.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kehadiran PT Haida Group dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi pemicu hadirnya investasi lain di sektor agribisnis dan industri pengolahan pakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
Momen Penuh Makna, Danantara Rayakan Ultah Pertama dengan Hadiah Fantastis untuk Pelajar
-
Jangan Sampai Motor Mogok di Jalan! Ini 4 Titik Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Mudik Lebaran
-
5 Fakta Aksi Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang Kabur dan Ditangkap Warga
-
Daftar Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Rute dan Tarif Terbaru Menuju Jawa Tengah dan Jogja
-
Kronologi Ford Fiesta Nyemplung dan Hantam Rumah Warga di Ungaran Gara-gara Google Maps