SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang BRI Cepu menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional penyediaan hunian bagi Prajurit dan Purnawirawan (PNPP) Polri dan TNI AD.
Dengan menargetkan akuisisi Kredit Pemilikan Properti (KPP) hingga 100 ribu unit rumah, langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan akses kepemilikan rumah layak bagi para abdi negara.
Momentum penting ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BRI Cepu, Polres Blora, dan pengembang perumahan pada Selasa (15/4/2025) di Mapolres Blora.
Tiga pihak strategis hadir dan menandatangani kesepakatan, yaitu Yudhiarto, BOH BRI Cepu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, dan Paijan selaku Direktur Pengembangan Perumahan dari PT Bumi Megah Perkasa.
Yudhiarto dalam sambutannya menekankan bahwa program ini bukan sekadar bentuk kerja sama bisnis semata, melainkan bagian dari kontribusi BRI untuk memperkuat kesejahteraan anggota Polri dan TNI AD.
“Kami ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan kepemilikan rumah, dengan suku bunga hanya 5% per tahun untuk rumah bersubsidi. Ini bentuk nyata keberpihakan kami kepada para anggota yang telah berjasa menjaga stabilitas negara,” jelasnya melalui keterangan tertulis pada Selasa (22/4/2025).
Perumahan yang menjadi bagian dari program ini meliputi Bhayangkara Residence, Blora Indah, Mega Permay, dan Wisma Cepu Indah—semuanya dibangun oleh dua pengembang besar, yaitu PT Bumi Megah Perkasa dan PT Bumi Asri Property.
Rumah-rumah ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi para anggota PNPP yang tersebar di berbagai satuan kerja di bawah naungan Polri dan TNI AD.
BRI juga menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat proses akuisisi, mulai dari instruksi kepada seluruh Unit Kerja (Uker) KC/KCP agar segera melakukan kunjungan aktif ke satker-satker POLRI binaan, hingga penjajakan ulang terhadap developer yang belum memiliki PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan BRI. Penilaian mencakup legalitas proyek, ketersediaan unit, dan progres pembangunan rumah.
Baca Juga: Tingkatkan Layanan Digital BRI, Super Apps BRImo Hadir dengan Multibahasa
"Selain itu, kami akan mendorong pelaksanaan akad massal dan open booth di lingkungan satker sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan antusiasme anggota terhadap produk KPR BRI," ujar Yudhiarto.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, kebutuhan akan hunian layak adalah persoalan nyata yang dihadapi banyak anggota Polri di daerah.
Sementara itu, Paijan selaku Direktur PT Bumi Megah Perkasa mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan infrastruktur dan unit siap huni dalam jumlah besar, dengan kualitas yang sesuai standar pemerintah.
Guna menjaga kualitas portofolio, pemasaran suku bunga khusus PNPP dilakukan secara selektif. Divisi Consumer Lending Services (CLS), Kantor Wilayah, dan seluruh Uker diarahkan untuk bergerak serentak dalam memastikan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Konsumer dapat dilampaui minimal hingga 110%.
Dengan sinergi yang terjalin antara BRI, Polri, dan pengembang, diharapkan program 100 ribu unit rumah ini tidak hanya sukses secara kuantitas, tetapi juga memberi dampak nyata dalam peningkatan kualitas hidup abdi negara dan keluarganya.
Jenis KPR BRI
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!
-
Biadab! Cuma Gara-gara Ogah Mandi, Paman di Semarang Nekat Bakar Keponakan Pakai Bensin
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT
-
Misi Singkat Kas Hartadi: Ditunjuk Jadi Pelatih PSIS Semarang Hanya untuk 2 Laga Krusial!