Sumarno juga menyampaikan harapannya agar perayaan Waisak dapat membawa manfaat besar, tidak hanya secara spiritual tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan ini punya dampak yang besar terhadap Magelang dan Jawa Tengah. Ke depan mudah-mudahan kegiatan ini bisa lebih besar lagi,” katanya.
Peringatan detik-detik Waisak yang berlangsung di altar pelataran Borobudur, tepat pada pukul 23.55.29 WIB, menjadi momen sakral.
Ditandai dengan pemukulan gong, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama: kelahiran, pencapaian Pencerahan Agung, dan wafatnya (Parinibbana).
Ketua Umum Mahabhudi, Biksu Samanta Kusala Mahastavira, menjelaskan bahwa setelah detik-detik Waisak, setiap majelis membaca doa secara bergiliran sebagai bentuk penghormatan dan harapan bersama.
“Tema ini sangat relevan pada zaman sekarang ini di mana kita tahu kondisi di dunia ini sedang mengalami berbagai konflik,” katanya menegaskan.
Perayaan juga diwarnai dengan pembagian air berkah, simbol kerendahan hati dan kesejukan batin, yang digunakan dalam puja bakti kepada Triratna dengan lantunan ayat-ayat suci.
Ritual Pradaksina oleh para biksu dan umat Buddha pun menjadi penutup yang khidmat dari rangkaian Tri Suci Waisak 2569 BE/2025.
Lewat cahaya lampion, doa-doa, dan langkah kaki para peziarah, Borobudur kembali mengukuhkan dirinya sebagai mercusuar perdamaian yang tak lekang oleh zaman.
Baca Juga: Bersiap Rayakan Waisak 2024, Biksu Thudong Sudah Sampai di Borobudur
Sebuah ruang spiritual yang bukan hanya menyatukan umat, tetapi juga menggerakkan dunia untuk kembali menemukan damai, mulai dari dalam hati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode
-
Prakiraan Cuaca di Semarang Senin Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan hingga Sedang
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas