SuaraJawaTengah.id - Empat oknum anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu atau GRIB Jaya diamankan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.
Hal itu karena diduga terlibat dalam kasus perusakan dan pencurian aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kota Semarang.
Penangkapan ini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena keterlibatan ormas, tetapi juga karena mengungkap potret buram sebagian kelompok sipil yang justru menjadi ancaman bagi ketertiban.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Dwi Subagio, pada Senin 19 Mei 2025 menyampaikan bahwa keempat pelaku yang ditangkap merupakan bagian dari kelompok yang selama ini dikenal sebagai bagian dari ormas GRIB Jaya.
Mereka dibekuk oleh Satgas Operasi Aman Candi 2025 pada Sabtu (17/5) lalu.
"Dari hasil penyelidikan teridentifikasi pelaku merupakan anggota GRIB Jaya," kata Dwi Subagio dikutip dari ANTARA.
Pengungkapan ini bermula dari laporan resmi yang dilayangkan oleh PT KAI Daop 4 Semarang.
Perusahaan pelat merah tersebut mendapati adanya tindakan perusakan pagar serta pengambilan material logam secara ilegal di wilayah operasionalnya.
Dalam proses penyidikan, polisi mengungkap bahwa peristiwa tersebut terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Dari tangan para pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil yang digunakan untuk mengangkut barang curian serta surat mandat yang ditandatangani Ketua GRIB Jaya Kota Semarang.
Surat mandat itu diduga menjadi "tameng" atau dalih legalitas yang digunakan para pelaku saat melakukan aksinya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan secara bersama-sama, atau Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Penyidik pun masih terus mengembangkan perkara ini guna menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
Latar Belakang GRIB Jaya
Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh tokoh nasional, Hercules Rosario Marshal, yang dikenal luas di dunia aktivisme dan sosial.
GRIB Jaya kerap mengusung slogan perjuangan rakyat kecil serta aktif dalam kegiatan sosial seperti bantuan bencana, pembagian sembako, hingga pengawalan kegiatan masyarakat. Dengan basis massa yang cukup luas, GRIB Jaya tumbuh sebagai ormas yang memiliki struktur kepemimpinan dari pusat hingga daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan