Menurutnya, keberadaan model ini adalah awal dari demokratisasi teknologi: AI harus bisa diakses, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh siapa saja di tanah air.
Dukungan dari pemerintah pun menguatkan legitimasi proyek ini. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menegaskan pentingnya membentuk karakter AI yang mencerminkan identitas bangsa.
“Pemerintah meminta agar pengembangan chatbot berbasis Sahabat-AI dapat menjawab pertanyaan masyarakat kepada lembaga pemerintah dengan bahasa yang sopan, konteks yang relevan, dan kecepatan yang bisa diandalkan,” jelas Meutya.
Peluncuran Sahabat-AI menjadi tonggak sejarah bahwa transformasi digital di Indonesia tidak hanya terjadi lewat adopsi teknologi luar negeri, melainkan lewat pembangunan kapasitas dalam negeri yang strategis dan berkelanjutan.
Infrastruktur GPU Merdeka yang sepenuhnya berdiri di atas tanah Indonesia adalah pernyataan tegas bahwa negeri ini tidak hanya ingin ikut serta dalam revolusi AI global, tetapi juga memimpin di dalamnya.
Dengan dukungan sumber daya alam, potensi talenta digital yang besar, serta kolaborasi antar-sektor yang kuat, Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi pusat pengembangan AI dunia.
Vikram menutup dengan pesan inspiratif: “Sahabat-AI adalah perjalanan kolektif. Ini tentang Indonesia. Kita tidak akan berhenti sampai kita benar-benar memberdayakan seluruh masyarakat dengan teknologi.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama