SuaraJawaTengah.id - Dalam upaya memperkuat fondasi transformasi jangka panjang, PT Indosat Tbk (“Indosat” atau “IOH” atau “Indosat Ooredoo Hutchison” atau “Perseroan”) kembali menegaskan komitmennya terhadap pemegang saham dan arah bisnis masa depan.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024 yang diselenggarakan hari ini, Indosat memutuskan pembagian dividen yang signifikan, sekaligus menggarisbawahi fokus perusahaan pada strategi transformasi menjadi AI TechCo.
Pembagian dividen tunai yang telah disetujui dalam RUPST sebesar Rp2.702.617.958.197, atau setara dengan Rp83,3 per saham, menjadi penanda kinerja keuangan yang solid sejak proses merger perusahaan pada awal tahun 2022.
Distribusi dividen ini bukan hanya mencerminkan performa yang stabil, tetapi juga mengindikasikan strategi yang konsisten dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.
Sejak penggabungan entitas Indosat dan Hutchison 3 Indonesia, perusahaan telah menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan profitabilitas.
Hal ini turut ditunjukkan melalui kebijakan pembagian dividen yang telah ditetapkan perusahaan, yaitu dengan target distribusi hingga 70% dari laba bersih pada tahun 2026.
Kebijakan ini memperkuat kepercayaan investor terhadap arah jangka panjang perusahaan, sekaligus memastikan bahwa inovasi dan investasi tetap dilakukan untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Seiring dengan pertumbuhan kami menjadi AI-TechCo, pembagian dividen ini menjadi bukti nyata neraca keuangan yang sehat serta komitmen memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison pada Rabu (28/5/2025).
“Hal ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham atas arah dan kemampuan tim mengeksekusi strategi yang fokus pada konsumen untuk menciptakan dampak terukur terhadap misi memberdayakan Indonesia.”
Baca Juga: Lonjakan Trafik Idulfitri Capai 87,7 Persen di Jateng, Kebumen Tertinggi Penggunaan Jaringan Indosat
Sebagai bagian dari transformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI TechCo, Indosat juga melakukan penyesuaian izin usaha sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020.
Penyesuaian ini memungkinkan perluasan kegiatan usaha ke berbagai bidang, antara lain pengembangan solusi pemrograman berbasis AI, layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terintegrasi, konsultasi dan desain berbasis Internet of Things (IoT), serta inovasi layanan berbasis data untuk sektor-sektor strategis seperti kesehatan dan keuangan digital.
Langkah transformasional ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi telah terlihat secara nyata dalam inovasi yang diluncurkan oleh Indosat.
Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan perusahaan menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN secara komersial.
Pencapaian ini diumumkan dalam ajang Mobile World Congress 2025 di Barcelona, sebagai hasil kerja sama strategis dengan dua pemain teknologi global, Nokia dan NVIDIA.
Implementasi AI-RAN membuka peluang besar dalam efisiensi jaringan, khususnya teknologi 5G Cloud RAN, serta berkontribusi signifikan dalam mengurangi konsumsi energi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet