Jenis dan Arti Suara Perkutut
Dalam komunitas penggemar perkutut, suara burung ini dibedakan menjadi berbagai jenis: klonthang, dung, tingkem, hingga slur. Tiap jenis suara memiliki makna simbolik.
Misalnya, suara dengan irama berat dan panjang dianggap melambangkan kekuatan dan wibawa, cocok untuk tokoh masyarakat atau pemimpin.
Beberapa nama perkutut juga dikaitkan dengan keberuntungan atau kesialan, seperti Perkutut Songgo Ratu yang dipercaya membawa kejayaan, atau Perkutut Lurah, yang dipercaya cocok bagi orang yang punya jabatan atau pemimpin desa.
Status Sosial dan Filosofi "Katuranggan"
Dulu, memelihara perkutut merupakan bentuk status sosial. Orang kaya atau bangsawan memelihara burung dalam sangkar kayu jati ukiran, menggantungnya di serambi depan sebagai tanda kewibawaan.
Bahkan ada yang mengadakan ritual khusus saat membeli atau memelihara perkutut baru, seperti menyembelih ayam atau memberikan sesajen.
Dalam filosofi Jawa, ada istilah katuranggan, yakni ilmu untuk membaca sifat dan nasib berdasarkan bentuk tubuh atau tanda-tanda fisik.
Katuranggan perkutut mencakup bentuk paruh, bulu, mata, hingga garis pada dada.
Baca Juga: Setitik Harapan dari BRI Slawi untuk Para Penghafal Al-Quran di Ponpes Al Anwar
Misalnya, burung dengan dada bergaris dua dipercaya mendatangkan rejeki berlimpah, sementara yang berwarna terlalu gelap disebut pembawa kesialan.
Dilema di Era Modern
Meski zaman telah berubah, sebagian masyarakat Jawa, terutama di daerah pedesaan atau kalangan spiritual, masih mempertahankan tradisi ini.
Namun, tidak sedikit pula yang menyebut kepercayaan ini sebagai takhayul atau warisan animisme yang tidak relevan lagi.
Meski secara ilmiah belum terbukti, kepercayaan terhadap perkutut sebagai penjaga harmoni antara alam fisik dan spiritual terus menjadi bagian dari budaya Jawa yang kaya.
Ia adalah cermin dari cara masyarakat memahami hidup, alam, dan hubungan dengan yang tak kasat mata—dengan segala kompleksitas dan kearifan lokalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin