Penerima manfaat JKN, Suprayitno (48), warga Kabupaten Demak, yang telah menjalani cuci darah rutin sejak Mei 2024. [Istimewa]
Ia pun berharap Program JKN terus ditingkatkan dan dipertahankan oleh pemerintah agar pasien dengan penyakit kronis seperti dirinya tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
“Saya berharap program JKN ini bisa terus meng-cover penyakit-penyakit berbiaya tinggi seperti saya. Jangan sampai nggak ada. Mau bagaimana nanti jadinya saya yang benar-benar membutuhkan, sementara biaya cuci darah cukup besar,” pungkasnya.
Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan memang dirancang untuk memberikan jaminan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat.
Salah satu fokusnya adalah membantu pembiayaan penyakit kronis seperti gagal ginjal, kanker, jantung, dan lainnya, penyakit-penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkala dan biaya tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah