Kiai Ahmad Zuhdi, Madin Raudlatul Muta'alimin, Dukuh Ngampel, Desa Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Demak. [suara.com/Sigit AF]
"Kakak saya menawar Rp 5 juta, itu sudah jual motor. Namun, karena tidak diterima jadi dipinjami uang teman-teman, hingga akhirnya saya bayar Rp 12,5 juta," katanya dengan nada pasrah.
Di tengah kepedihan yang ia rasakan, Zuhdi menolak untuk menyimpan dendam. Meski banyak yang menyarankannya mendoakan agar ilmu sang murid tak bermanfaat, ia memilih jalan lain.
"Saya tetap mendoakan agar ilmu yang didapat murid saya bermanfaat, biar saya juga dapat pahalanya," tuturnya.
Kisah ini menjadi semakin miris ketika ia mengungkapkan besaran upah atau bisarah yang diterimanya sebagai guru ngaji. "Gaji saya ya Rp 450 ribu, diberikan 4 bulan sekali," jelasnya.
Kontributor : Sigit Aulia Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah