SuaraJawaTengah.id - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali memperkuat sinergi melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjaman Briguna yang dilakukan antara BRI Cabang Cepu dan KAI Daerah Operasi IV (DAOP IV) Semarang.
Penandatanganan perjanjian ini berlangsung pada 16 JUli 2025 dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat kolaborasi antar-BUMN, khususnya dalam mendukung kesejahteraan para pegawai KAI.
Branch Office Head (BOH) BRI Cepu, Yudhiarto, mengungkapkan bahwa PKS ini merupakan bagian dari evaluasi dan kelanjutan komitmen pelayanan keuangan terhadap mitra strategis.
"Hingga saat ini, tercatat sekitar 133 anggota KAI DAOP IV yang aktif memanfaatkan fasilitas pinjaman Briguna dengan total outstanding mencapai Rp31,6 miliar," ungkap Yudhiarto dalam keterangan tertulis dikutip pada Kamis (24/7/2025).
Ia menambahkan, pinjaman Briguna BRI menawarkan suku bunga kompetitif sekitar 9% per tahun, menjadikannya salah satu produk pembiayaan yang paling diminati oleh kalangan pekerja tetap.
Menurut Yudhiarto, sinergi antara BRI dan KAI bukan hanya soal transaksi keuangan, tetapi merupakan bentuk dukungan nyata antar-BUMN dalam memperkuat ekosistem kesejahteraan karyawan.
"Kami berharap, melalui perpanjangan PKS ini, BRI bisa terus menjadi bagian penting dalam perjalanan finansial para pegawai KAI. Kolaborasi ini adalah contoh konkret bagaimana BUMN bisa saling menopang dan memperkuat," ujarnya.
Pinjaman Briguna sendiri merupakan fasilitas kredit tanpa agunan tambahan yang diberikan kepada karyawan tetap dengan pemotongan gaji sebagai metode pembayaran.
Fleksibilitas tenor dan bunga yang ringan menjadi daya tarik utama produk ini.
Baca Juga: BBRI Tetap Direkomendasikan, Koperasi Desa Merah Putih Angkat Sentimen Positif
Langkah strategis ini menegaskan bahwa sinergi antar-BUMN tidak hanya berdampak pada efisiensi bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan taraf hidup pekerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol