SuaraJawaTengah.id - Pernahkah Anda dilarang duduk di depan pintu oleh orang tua atau nenek Anda? Sebuah larangan yang tampaknya sepele ini ternyata memiliki makna yang lebih dalam dari yang kita kira.
Dikutip dari YouTube Mifak Channel, berikut adalah lima alasan mengapa kita sebaiknya tidak duduk di depan pintu, menurut tradisi dan kepercayaan yang diwariskan oleh leluhur.
1. Pintu Sebagai Batas Dunia Luar dan Dalam
Pintu rumah dianggap sebagai penghubung antara dunia luar dan dunia dalam. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, pintu bukan sekadar pembatas fisik, tetapi juga sebuah simbol penting yang menghubungkan dua dimensi yang berbeda.
Pintu adalah gerbang yang menghubungkan alam material dengan dunia yang tidak tampak, termasuk energi yang mengalir melalui rumah.
Larangan duduk di depan pintu muncul sebagai cara untuk menjaga keseimbangan ini. Duduk di depan pintu dikatakan bisa menghalangi jalannya energi baik yang mengalir ke dalam rumah, yang berpotensi mengganggu kestabilan kehidupan, baik dari segi rezeki, kesehatan, maupun hubungan.
Kepercayaan ini berakar pada pandangan bahwa pintu adalah tempat masuk dan keluarnya segala sesuatu, baik itu hal positif maupun negatif.
Oleh karena itu, untuk menjaga keseimbangan energi, tidak dianjurkan untuk duduk di tempat yang berada tepat di depan pintu, yang dianggap bisa menghalangi aliran yang baik.
2. Menghalangi Energi Baik
Baca Juga: 7 Fakta Epik tentang Pertempuran Sapi Gumarang dan Raden Sulanjana
Menurut ajaran tradisional, rumah tidak hanya dipenuhi oleh benda-benda fisik, tetapi juga oleh energi yang memengaruhi kehidupan penghuninya.
Pintu, sebagai salah satu titik aliran energi, memiliki peran vital dalam menjaga keharmonisan ini. Ketika seseorang duduk di depan pintu, dipercaya bahwa ia secara tidak langsung menghalangi energi yang masuk atau keluar.
Energi ini tidak hanya merujuk pada hal-hal fisik, tetapi juga hal-hal yang lebih abstrak seperti rezeki, kebahagiaan, dan ketenangan.
Kepercayaan ini menyarankan agar kita menghindari posisi yang menghalangi aliran energi baik yang datang melalui pintu.
Duduk di depan pintu, menurut masyarakat Jawa, bisa membuat kehidupan kita terhambat, bahkan bisa menyebabkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga dan kehidupan sehari-hari.
3. Perlindungan dari Hal-Hal Buruk
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
10 Mobil LCGC Terbaik dengan Harga 100 Jutaan yang Wajib Anda Miliki!
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih