SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang resmi memperkenalkan rekrutan asing terbarunya, Luan Sergio Dias, seorang gelandang sarat pengalaman asal Brasil.
Kedatangannya bukan sekadar untuk mengisi slot pemain asing, melainkan untuk menyuntikkan mentalitas petarung dan gaya bermain agresif yang dinilai krusial bagi Laskar Mahesa Jenar dalam mengarungi ketatnya kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Manajemen PSIS mengikat gelandang berusia 31 tahun itu untuk menjadi dinamo baru di lini tengah.
Sebelum berlabuh di Stadion Jatidiri, Luan malang melintang di kompetisi Eropa, terakhir membela Qala Saints FC di Liga Gozo Malta.
Pengalamannya tak hanya di Malta, ia juga pernah memperkuat Naxxar Lions FC serta merasakan atmosfer sepak bola Portugal, selain di negara asalnya, Brasil.
Pelatih kepala PSIS, Kahudi Wahyu, secara terang-terangan mengungkapkan alasan utama di balik perekrutan Luan.
Menurutnya, tim membutuhkan pemain dengan daya juang tinggi dan karakter pemenang, sesuatu yang ia lihat dalam diri Luan selama sesi latihan maupun pertandingan. Kahudi meyakini pengalaman Luan di Eropa telah membentuknya menjadi pemain yang tak kenal lelah.
"Pengalaman dia di sepakbola Eropa , gaya bermainnya yang agresif menunjukkan seolah-olah ingin memiliki jiwa petarung dan pemenang yang sangat dibutuhkan oleh PSIS di musim ini," terang Kahudi di Semarang, Rabu (27/8/2025).
Keagresifan dan mentalitas Eropa inilah yang menjadi pertaruhan besar PSIS untuk bisa bersaing di papan atas.
Baca Juga: PSIS Semarang Fokus Bangkit, M Ridwan Tegaskan Tak Ada Unsur Kesengajaan di Gol Bunuh Diri
Luan diharapkan mampu menjadi penyeimbang sekaligus pembeda di sektor tengah, area yang vital dalam skema permainan modern.
Tak butuh waktu lama bagi Luan untuk unjuk gigi. Ia langsung diturunkan oleh pelatih Kahudi Wahyu dalam laga uji coba kontra PSMS Medan di Stadion Jatidiri, Senin (25/8/2025) silam.
Dalam debut tidak resminya itu, Luan tidak hanya diuji pada posisi aslinya sebagai gelandang.
Pemain yang akan mengenakan nomor punggung 8 ini juga sempat dicoba bermain lebih melebar sebagai winger setelah Krisna John ditarik keluar.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang signifikan, memberikan Kahudi lebih banyak opsi taktis untuk meracik strategi terbaik bagi PSIS di setiap pertandingan. Kedatangannya melengkapi legiun asing PSIS lainnya yang telah lebih dulu direkrut untuk memperkuat berbagai lini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif