- Kirab Budaya Slumpring Festival digelar di Cibuyur, Pemalang pada 29-31 Agustus 2025.
- Acara dimeriahkan Tari Bambu 1500 orang, kirab hasil bumi, dan penampilan musisi ternama.
- BRI turut mendukung dengan membuka layanan perbankan digital untuk pengunjung dan pelaku UMKM lokal.
SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Pemalang bersiap menggelar salah satu perhelatan budaya terbesarnya, Kirab Budaya Slumpring Festival, yang diselenggarakan pada 29-31 Agustus 2025.
Berpusat di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, acara ini tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni, tetapi juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.
Mengusung konsep festival rakyat yang megah, acara ini memberikan pengalaman budaya yang tak terlupakan. Salah satu daya tarik utamanya adalah pertunjukan kolosal Tari Bambu yang akan melibatkan 1500 orang penari.
Gerakan massal yang enerjik ini menjadi pemandangan spektakuler yang menggambarkan semangat dan kekompakan warga Pemalang.
Selain tarian kolosal, agenda acara juga diisi dengan Kirab Hasil Bumi dan Bambu, sebuah pawai yang menampilkan kekayaan agraris dan potensi alam Desa Cibuyur.
Sebanyak tujuh sanggar tari lokal juga akan unjuk kebolehan, menunjukkan regenerasi seni tradisi yang terus berjalan di tengah masyarakat.
Tidak hanya menyajikan budaya tradisi, Kirab Budaya Slumpring Festival juga menyasar audiens yang lebih muda dengan menghadirkan panggung live music.
Sejumlah musisi dan grup kenamaan seperti Jihan, Harris Ayantaka, Diskopedia, Kendel, hingga Tarmin Ngaklak siap menghibur pengunjung selama tiga hari penuh. Panitia bahkan masih menyimpan satu nama bintang tamu kejutan yang membuat publik penasaran.
Di balik kemeriahan panggung, dukungan terhadap ekonomi kerakyatan menjadi pilar penting dalam festival ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan sektor swasta terlihat jelas, salah satunya melalui peran aktif Bank BRI.
Baca Juga: BRI Dorong Digitalisasi untuk Tingkatkan Kepuasan Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2025
Kehadiran BRI bukan sekadar sponsor, melainkan sebagai fasilitator untuk mendekatkan layanan keuangan digital kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang terlibat.
Ade Kurniadi, MBM BRI KC Pemalang, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung perputaran ekonomi selama acara berlangsung. Pihaknya secara proaktif memberikan layanan terpadu bagi pengunjung dan para pedagang di lokasi festival.
"Ya kemarinn kita open booth, memberikan Pelayanan dari pembukaan rekening Aktifasi brimo Pembuatan QRIS, Layanan menjadi agen brilink Akuisisi QRIS di tenant-tenant yang belum berQriss BRI," ujar Ade.
Langkah ini merupakan upaya nyata untuk mendorong inklusi keuangan sekaligus mempermudah transaksi non-tunai. Dengan adanya QRIS, para pelaku UMKM di area festival dapat melayani pembeli dengan lebih cepat dan aman, sementara pengunjung mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Inisiatif ini sejalan dengan semangat festival untuk memberdayakan dan mengangkat potensi ekonomi lokal ke tingkat selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin