SuaraJawaTengah.id - Di tengah dinamika ekonomi urban yang kompetitif, sinergi antara lembaga keuangan besar dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi kunci pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten membuktikan komitmennya dalam memberdayakan sektor ini, salah satu kisah suksesnya tecermin dari perjalanan Burjo Ngegas Pleburan, sebuah ikon kuliner di Semarang yang kini menjadi bagian dari ekosistem UMKM BRILian.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Bank BRI terus menghadirkan dukungan komprehensif bagi pelaku usaha di berbagai sektor.
Burjo Ngegas Pleburan, yang dikenal sebagai tempat nongkrong favorit anak muda dan pekerja di Semarang, merupakan salah satu nasabah loyal BRI yang merasakan langsung manfaat dari program pemberdayaan ini.
Keberhasilan warung bubur kacang ijo modern ini bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga tentang bagaimana akses terhadap ekosistem yang tepat mampu mengakselerasi pertumbuhan bisnis.
Dukungan yang diberikan BRI tidak sebatas pada penyaluran kredit atau fasilitas perbankan konvensional.
Melalui berbagai program terstruktur, seperti pelatihan, pendampingan, hingga kesempatan berpartisipasi dalam event UMKM berskala besar, BRI secara aktif mendorong para pelaku usaha untuk semakin berkembang, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Program-program seperti Pengusaha Muda BRILian dan Klasterku Hidupku menjadi bukti keseriusan BRI dalam menciptakan wirausahawan tangguh.
Funding Transaction Manager BRI Kantor Cabang Brigjen Sudiarto, Sanie Febriyanti, menegaskan peran strategis UMKM dalam perekonomian nasional.
Baca Juga: Harga Tiket PSIS vs Persiku di Stadion Jatidiri Dirilis, Ada Syarat Ketat: Wajib KTP Semarang!
“Kami percaya UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan dukungan nyata melalui event UMKM ini, kami berharap dapat memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus membuka peluang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berkontribusi bagi bangsa ke depan,” ujarnya di Semarang pada Sabtu (13/9/2025).
Pernyataan ini menggarisbawahi visi BRI yang tidak hanya melihat UMKM sebagai debitur, melainkan sebagai mitra pertumbuhan strategis yang perlu didukung secara berkelanjutan.
Manfaat kemitraan ini dirasakan langsung oleh Burjo Ngegas Pleburan. Sebagai bisnis yang mengandalkan perputaran modal harian dan interaksi langsung dengan pelanggan, kemudahan akses layanan perbankan menjadi faktor krusial.
Perwakilan dari Burjo Ngegas Pleburan, Jeihan, mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan yang selama ini diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan BRI yang terus hadir mendampingi pelaku UMKM seperti kami. Dengan adanya pembinaan dan fasilitas layanan perbankan dari BRI, usaha kami bisa berkembang lebih baik dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Harapan kami, dukungan ini dapat berkelanjutan sehingga semakin banyak UMKM lain yang juga merasakan manfaat dan bisa naik kelas,” ungkap Jeihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!
-
Wujud Syukur 12 Tahun Perjalanan Perusahaan, Semen Gresik Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
-
Darurat Kecelakaan Kerja di Jawa Tengah: Wagub Taj Yasin Desak Perusahaan Genjot Budaya K3!
-
Jawa Tengah Siaga! BMKG Peringatkan Banjir dan Longsor Mengancam Hingga Februari 2026