- Weton Pon diyakini memiliki energi besar yang membuat rezeki dan nasibnya sering naik-turun drastis.
- Menurut kearifan Jawa kuno, sedekah bukan sekadar amal baik, tapi kunci gaib penstabil hidup Weton Pon.
- Memberi dengan ikhlas akan mengubah energi keras Weton Pon menjadi berkah yang melimpah bagi sekitarnya.
SuaraJawaTengah.id - Dalam tradisi dan kearifan lokal Jawa, weton bukan sekadar hitungan hari lahir. Ia diyakini sebagai pintu rahasia yang menyimpan tanda-tanda watak, jalan hidup, hingga rezeki seseorang.
Dari kelima pasaran Jawa—Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon—weton Pon menempati posisi yang unik dan penuh misteri, terutama dalam hal rezeki dan amalan spiritual.
Berdasarkan penuturan dalam kanal YouTube Ngaos Jawa, orang yang terlahir dengan weton Pon diyakini membawa energi yang besar dan kuat. Mereka dikenal memiliki jiwa pemberani dan tegas dalam bersikap.
Namun, kekuatan besar ini juga membawa tantangan tersendiri.
"Orang yang lahir di hari Pon membawa keberkahan yang luar biasa, namun juga diuji dengan ujian batin yang tak ringan," ungkap narator dalam video tersebut.
Konsekuensinya, rezeki mereka sering kali tidak stabil, "sering kali rezekinya naik-turun, seperti ombak lautan."
Ketidakstabilan inilah yang kerap menjadi ujian terbesar bagi pemilik weton Pon.
Di satu sisi mereka bisa meraih kesuksesan, namun di sisi lain bisa mengalami kejatuhan yang drastis. Namun, para leluhur Jawa telah mewariskan sebuah rahasia turun-temurun untuk mengatasi tantangan ini.
Sedekah, Kunci Gaib Penyeimbang Energi Pon
Baca Juga: Jangan Main-main! 5 Weton Ini Punya 'Karma Instan', Salah Ucap Hidup Bisa Sengsara
Rahasia besar yang menjadi kunci untuk membuka pintu rezeki dan menstabilkan nasib weton Pon adalah amalan sedekah. Bagi mereka, bersedekah bukan hanya sekadar perbuatan baik yang mendatangkan pahala.
"Sedekah bagi orang berweton Pon bukan hanya amal baik, melainkan kunci gaib untuk menstabilkan hidupnya," jelas narasi tersebut.
Dalam Primbon Jawa, energi weton Pon digambarkan besar dan keras. Tanpa diimbangi dengan kelembutan hati dan keikhlasan, energi ini bisa berbalik menjadi "kesialan".
Seorang kiai sepuh dalam kisah yang dituturkan di video tersebut memberikan petuah penting:
"Pon itu besar, tapi jangan sampai besar tanpa halus. Kalau tidak disertai hati yang lapang, besar itu jadi laksana petir menggetarkan namun menghancurkan."
Di sinilah peran sedekah menjadi sangat vital. Sedekah diibaratkan sebagai air yang menyejukkan, pagar yang melindungi, dan jembatan yang menghubungkan weton Pon dengan kelapangan rezeki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa