- Jawa Tengah adalah surga kuliner dengan kota-kota yang menawarkan hidangan khas nan lezat.
- Semarang terkenal dengan Lumpia, Tahu Gimbal, dan Gudeg Koyor yang kaya akan perpaduan budaya.
- Solo memanjakan lidah dengan Nasi Liwet gurih dan Selat Solo yang merupakan adaptasi kuliner Eropa.
SuaraJawaTengah.id - Jawa Tengah tidak hanya kaya akan budaya dan destinasi wisata alam yang memukau, tetapi juga merupakan surga bagi para pencinta kuliner.
Setiap kota di provinsi ini seakan berlomba menyajikan hidangan khas dengan cita rasa otentik yang mampu menggoyang lidah siapa saja yang mencicipinya.
Dari rasa manis, gurih, hingga pedas, semua berpadu sempurna dalam setiap masakan legendaris yang diwariskan secara turun-temurun.
Tak heran jika banyak pelancong sengaja datang hanya untuk melakukan wisata kuliner. Bagi Anda yang berencana menjelajahi kekayaan rasa di jantung Pulau Jawa ini, berikut adalah daftar kota di Jawa Tengah yang wajib masuk dalam itinerary kuliner Anda.
1. Semarang, Ibu Kota Lumpia dan Gudeg Koyor
Sebagai ibu kota provinsi, Semarang adalah pintu gerbang utama untuk memulai petualangan rasa.
Kota ini dinobatkan sebagai salah satu destinasi kuliner unggulan oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2015. Ikon kuliner yang paling tak terpisahkan dari Semarang tentu saja adalah Lumpia.
Jajanan akulturasi budaya Tionghoa-Jawa ini memiliki isian rebung, ayam, dan udang yang dibalut kulit renyah, disajikan dengan saus kental manis yang khas. Salah satu yang melegenda adalah Lumpia Gang Lombok.
Selain lumpia, jangan lewatkan Tahu Gimbal yang memadukan tahu goreng, lontong, tauge, dan gimbal udang (sejenis bakwan) dengan siraman bumbu kacang yang legit.
Baca Juga: Gagal Satukan Indonesia: Mengapa Konsep Nasakom Soekarno Hancur Lebur?
Untuk makanan berat, cicipi Gudeg Koyor, varian gudeg dengan tambahan urat sapi kenyal yang gurih, berbeda dari gudeg Jogja yang cenderung lebih manis.
2. Solo (Surakarta), Kota Nasi Liwet dan Selat Solo
Kota Solo atau Surakarta menawarkan pengalaman kuliner dengan cita rasa khas keraton yang lembut dan kaya rempah.
Hidangan yang wajib dicoba adalah Nasi Liwet, nasi gurih yang dimasak dengan santan dan disajikan dengan suwiran ayam, telur pindang, serta sayur labu siam di atas pincuk daun pisang.
Aroma daun pisang yang berpadu dengan gurihnya nasi menciptakan sensasi yang tak terlupakan.
Tak kalah populer adalah Selat Solo, sebuah hidangan yang terinspirasi dari bistik Eropa namun diadaptasi dengan lidah Jawa.
Terdiri dari daging sapi olahan, telur, dan sayuran seperti buncis, wortel, dan kentang, Selat Solo disiram dengan kuah manis-asam yang menyegarkan.
Bagi pecinta jajanan manis, Serabi Notosuman yang legendaris menjadi pilihan wajib.
3. Pati, Surga Nasi Gandul yang Melegenda
Bergeser ke kawasan Pantura, Kabupaten Pati memiliki magnet kuliner yang sangat kuat bernama Nasi Gandul.
Hidangan ini berupa nasi putih yang disajikan di atas piring beralas daun pisang, lalu disiram dengan kuah santan gurih berwarna kecoklatan yang kaya rempah.
Lauknya pun beragam, mulai dari empal daging sapi, jeroan, hingga tempe goreng yang bisa dipilih sendiri oleh pembeli.
Konon, nama "gandul" berasal dari cara penjualnya dahulu yang memikul dagangannya sehingga terlihat menggantung (gandul).
4. Banyumas, Rumah Bagi Sroto Sokaraja dan Mendoan
Wilayah Banyumas, khususnya Sokaraja, terkenal dengan hidangan sotonya yang unik, yaitu Sroto Sokaraja.
Yang membedakan sroto ini dengan soto lainnya adalah penggunaan sambal kacang dan ketupat sebagai pelengkapnya.
Kuah bening berisi daging ayam atau sapi ini menjadi semakin nikmat disantap bersama kerupuk cantir.
Dari Banyumas pula lahir camilan yang kini populer di seluruh Indonesia, Tempe Mendoan. Berbeda dengan tempe goreng biasa, mendoan digoreng setengah matang dengan balutan adonan tepung yang dicampur irisan daun bawang.
Teksturnya yang lembut di dalam dan sedikit renyah di luar, paling nikmat disantap selagi hangat dengan cocolan sambal kecap pedas.
5. Kudus, Cita Rasa Khas Soto Kudus
Meski berukuran kecil, Kudus memiliki kuliner khas yang tak kalah pamor, yaitu Soto Kudus.
Keunikan soto ini terletak pada penyajiannya yang menggunakan mangkuk kecil.
Kuahnya bening dan segar, dengan isian suwiran ayam kampung, tauge, dan seledri. Untuk menambah kenikmatan, biasanya tersedia lauk pendamping seperti sate paru, sate telur puyuh, dan perkedel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga