- Oktober 2025 tidak memiliki hari libur nasional atau tanggal merah di luar akhir pekan reguler.
- Peringatan nasional penting mencakup Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik, HUT TNI, dan Sumpah Pemuda.
- Peringatan global yang signifikan antara lain Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dan Hari Pangan Sedunia.
SuaraJawaTengah.id - Memasuki bulan kesepuluh, Oktober 2025, masyarakat akan dihadapkan pada serangkaian hari penting dan peringatan bersejarah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Meskipun tidak ada tanggal merah atau hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah, bulan ini sarat akan makna dan momentum refleksi di berbagai bidang, mulai dari sejarah, politik, budaya, hingga kesehatan global.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025, bulan Oktober dipastikan menjadi bulan yang padat produktivitas tanpa adanya hari libur resmi di luar akhir pekan.
Namun, hal ini tidak mengurangi signifikansi dari berbagai peringatan yang jatuh di sepanjang bulan.
Bulan Oktober dibuka dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober.
Momen ini menjadi refleksi penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang peristiwa G30S/PKI dan meneguhkan kembali Pancasila sebagai ideologi negara yang tak tergantikan.
Masih di awal bulan, pada 2 Oktober, Indonesia merayakan Hari Batik Nasional, sebuah perayaan identitas dan warisan budaya bangsa yang telah diakui dunia.
Di kancah pertahanan dan keamanan, tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi peran dan dedikasi TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga: Jelajah Rasa: 5 Warung Legendaris Jawa Tengah, dari Hik Klaten hingga Bakso Wonogiri
Memasuki pertengahan bulan, isu-isu global turut menjadi sorotan. Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day), yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di seluruh dunia.
Kemudian, pada 16 Oktober, dunia memperingati Hari Pangan Sedunia, sebuah kampanye global untuk memerangi kelaparan dan memastikan ketahanan pangan bagi semua.
Bagi para pemuda Indonesia, 28 Oktober menjadi tanggal yang paling dinanti. Hari Sumpah Pemuda diperingati untuk mengenang ikrar persatuan para pemuda dari berbagai suku dan latar belakang pada tahun 1928, yang menjadi tonggak penting dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, bulan Oktober juga diwarnai dengan berbagai peringatan penting lainnya. Di antaranya adalah Hari Dokter Indonesia pada 24 Oktober, Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, serta Hari Keuangan Nasional pada 30 Oktober.
Di tingkat internasional, terdapat pula Hari Guru Sedunia pada 5 Oktober dan Hari Ulang Tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 24 Oktober.
Rentetan peringatan ini menjadikan Oktober sebagai bulan yang kaya akan nilai sejarah, kebangsaan, dan kemanusiaan, meskipun tanpa jeda libur panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga