- YBM BRILiaN kucurkan dana Rp 15 juta untuk 2 ponpes di wilayah pelosok Pemalang, Jawa Tengah.
- Bantuan ini bertujuan mendukung biaya operasional dan pengembangan sarana pendidikan agama.
- Dana berasal dari ZIS pekerja BRI sebagai komitmen memajukan syiar Islam di tingkat akar rumput.
SuaraJawaTengah.id - Upaya memperkuat syiar dan pendidikan Islam di daerah terus mendapatkan dukungan. Kali ini, Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN menyalurkan dana bantuan pengembangan senilai Rp15 juta untuk dua pondok pesantren (ponpes) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Penyerahan bantuan yang berlangsung pada hari ini, Kamis (16/10/2025), menjadi bukti nyata komitmen YBM BRILiaN dalam memberdayakan lembaga pendidikan keagamaan hingga ke pelosok negeri.
Dua institusi yang menerima manfaat dari program ini adalah Ponpes Al Falah Mislahul Mutaalimin di Dusun Karangtengah, Kecamatan Warungpring, dan Ponpes Al Mu'awanah yang terletak di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul.
Dana tersebut bersumber dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pekerja BRI yang dikelola secara profesional oleh YBM BRILiaN sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS).
Bantuan ini secara spesifik dialokasikan untuk mendukung kelancaran operasional serta pengembangan infrastruktur yang vital bagi kegiatan belajar mengajar para santri.
Kepala Unit BRI Warungpring, Heri Kristanto, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan Islam.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
"Bantuan dana tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan sarana prasarana pendidikan keagamaan di pondok pesantren, sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pembinaan keagamaan di masyarakat," terang Heri Kristanto dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (16/10/2025).
Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban operasional yang seringkali menjadi tantangan bagi ponpes di daerah, sekaligus menjadi stimulus untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran dan dakwah.
Sementara itu, Kepala Unit BRI Watukumpul, Iman Sunandar, menambahkan pesan mengenai pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel. Ia berharap pihak ponpes dapat memaksimalkan bantuan yang diberikan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat, terutama para santri yang menimba ilmu.
"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara tepat guna dan tepat sasaran, serta dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Iman Sunandar.
Melalui program-program pemberdayaan seperti ini, YBM BRILiaN terus berupaya menjembatani kepedulian para donatur dengan kebutuhan riil di masyarakat, khususnya dalam pilar pendidikan dan dakwah yang menjadi fondasi pembangunan karakter bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka