SuaraJawaTengah.id - Semarang merupakan destinasi yang memadukan wisata sejarah dan kuliner khas dengan perpaduan budaya unik. Di kota ini, Kota Lama Semarang menyajikan jejak kolonial Belanda lengkap dengan bangunan berarsitektur klasik yang memesona dan menawarkan pengalaman berjalan santai sambil menelusuri masa lalu.
Selain itu, Semarang juga memiliki kuliner yang cukup menarik. Ketika berbicara soal kuliner, Semarang punya ragam makanan legendaris yang wajib dicoba, dari lumpia yang terkenal hingga nasi koyor dan babat gongso yang khas.
Rencana perjalanan menuju Semarang juga lebih praktis, karena tersedianya tiket kereta Jakarta Semarang yang cukup banyak. Selain itu, proses pemesanan tiket kereta Jakarta Semarang juga semakin mudah melalui OTA seperti Traveloka.
Tentu, Melalui akses mudah ini, wisatawan bisa lebih leluasa menikmati pesona Kota Lama sekaligus mencicipi kuliner legendarisnya yang kaya cita rasa dan sejarah. Lantas, apa saja yang ditawarkan oleh Kota Lama Semarang? Silakan simak pembahasan berikut sampai selesai.
Kota Lama Semarang: Jejak Sejarah Kolonial
Terletak di pusat kota, Kota Lama Semarang dikenal dengan julukan “Little Netherlands” berkat kelestarian bangunan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh. Kawasan ini telah menjadi pusat perdagangan penting sejak abad ke-18 dan kini menjadi destinasi menarik bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana tempo dulu. Bangunan ikonik seperti Gereja Blenduk dengan kubahnya yang khas, Gedung Marba, dan Spiegel Bar & Bistro yang telah bertransformasi menjadi kafe modern bisa ditemukan di sini.
Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di Kota Lama Semarang ini. Aktivitas populer di Kota Lama meliputi walking tour, fotografi arsitektur, dan kunjungan ke museum-museum kecil yang mengisahkan sejarah kota. Pengalaman tersebut tak hanya menawarkan perjalanan historis yang autentik. Sebab, Kota Lama Semarang juga merupakan spot instagramable yang menarik untuk penggemar fotografi.
Kuliner Semarang
Semarang memiliki beberapa kuliner yang menarik untuk dicoba. Berikut adalah adalah beberapa kuliner Semarang yang bisa Anda coba.
Baca Juga: Kolaborasi Layanan Kesehatan BRI Bersama RSIGM Sultan Agung Semarang
1. Lumpia Semarang
Kuliner yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Semarang adalah lumpia, camilan yang merupakan hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. Lumpia Gang Lombok merupakan salah satu penjual lumpia legendaris yang telah eksis sejak generasi pertama. Lumpia khas ini memiliki isian berupa rebung, udang, dan telur yang memberikan rasa gurih dan manis.
Lumpia biasanya disajikan bersama dengan acar timun, cabai rawit, dan saus kental yang menambah kelezatan. Lumpia tidak hanya menjadi makanan, tapi juga simbol harmonisasi budaya yang membentuk identitas kuliner Semarang.
2. Nasi Koyor dan Babat Gongso
Selain lumpia, Semarang terkenal dengan olahan daging sapi tradisional yang kuat cita rasanya. Nasi Koyor yang populer di kawasan Kota Lama mengandung urat sapi yang dimasak hingga empuk dan disajikan bersama gudeg serta sambal goreng yang menggugah selera. Sedangkan Babat Gongso, hidangan jeroan sapi berbumbu tumis pedas gurih, terkenal di kawasan Jembatan Mberok.
Kedua makanan ini mewakili kekayaan rasa tradisional khas Semarang yang berbeda dengan kuliner Jawa pada umumnya, menunjukkan keunikan rasa yang patut dicoba saat berkunjung ke kota ini.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Layanan Kesehatan BRI Bersama RSIGM Sultan Agung Semarang
-
Pertempuran Lima Hari Semarang: Gubernur Luthfi Ingatkan Soal Tantangan Bangsa Saat Ini
-
Ini Dia Sejarah Makanan Pepes yang Berusia Lebih dari 200 Tahun
-
15 Makanan Khas Purworejo Jawa Tengah yang Wajib Dicoba
-
Asal Usul Tahu Gimbal Semarang: Dari Dapur Peranakan hingga Ikon Kuliner Legendaris
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan